Home / Aceh / Semua Pihak Diajak Perhatikan Nasib ‘Aneuk Syuhada’
Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib atau Cek Mad. (WOL Photo/Chairul Sya'ban)

Semua Pihak Diajak Perhatikan Nasib ‘Aneuk Syuhada’

LHOKSUKON, WOL – Kepada semua pihak di Aceh khususnya Aceh Utara diajak untuk lebih memperhatikan anak para syuhada di Aceh, terutama perhatian tentang pendidikan mereka. Apalagi sudah dibentuk sebuah organisasi yang bernamakan Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA).

“Mari sama-sama kita lebih memberikan perhatian terhadap para anak syuhada ini, kita pastikan mereka mendapatkan pendidikan yang lebih baik lagi. Sehingga anak-anak syuhada ini memiliki kemampuan yang baik, kemudian bisa mengabdi untuk Aceh Utara nantinya,” ucap Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib atau Cek Mad kepada Waspada Online, Kamis (10/3).

JASA tersebut merupakan sebuah organisasi yang telah dibentuk untuk periode 2016-2020, dan dilantik langsung oleh Cek Mad beserta Ketua KPA/PA Wilayah Pase, Tgk Zulkarnaini bin Hamzah atau Tgk Ni, pada Rabu (9/3), yang berlangsung di Hotel Lido Graha Kota Lhokseumawe.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) JASA, menetapkan Bukhari sebagai Ketua JASA. Sementara Penasihat JASA terdiri dari Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Ketua KPA/PA wilayah Pasee, Zulkarnaini bin Hamzah, Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib, dan Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya.

Dalam hal ini Cek Mad mengaku, eksekutif dan legislatif Aceh Utara berkomitmen untuk memberikan perhatian terhadap aneuk syuhada untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh para anak-anak syuhada ini.

Dirinya telah bermusyawarah dengan Ketua DPRK Aceh Utara, Ismail A Jalil atau Ayahwa untuk membahas terkait program untuk anak syuhada yang tergabung dalam wadah JASA tersebut terutama tentang pendidikan. Pihaknya bahkan ingin memastikan bahwa semua aneuk syuhada nantinya mendapatkan pendidikan yang baik.

Kepada anak-anak tersebut, pihaknya juga menghimbau untuk agar jangan mudah terpengaruh dengan dunia narkoba. Sebab dapat berbahaya untuk generasi muda di masa yang akan datang.

Sementara itu Pembina JASA, M. Jhoni menjelaskan, bahwa JASA merupakan organisasi tempat anak-anak syuhada berkumpul dan mendapatkan pembinaan. Organisasi tersebut bekerja secara independen. “Pembentukan JASA tidak ada intimidasi dari pihak manapun, ini juga bukan organisasi Politik. Kami mendirikan organisasi ini untuk mengetahui anak-anak syuhada dan bisa dibina nantinya untuk kedepan,” ujar Jhoni.

Terkait hal ini ia meminta Pemerintah Aceh untuk tetap terus memperjuangkan MoU Helsinki dan memperhatikan nasib anak yatim korban konflik yang ada di Aceh yang menurutnya hingga kini masih kurang perhatian.

“Yang kami tuntut sekarang selaku anak para syuhada, kepada Pemerintah Aceh baik Gubernur, Bupati, dan DPRA untuk wajib memperjuangkan MoU agar segera direalisasikan supaya masyarakat Aceh sejahtera,” harap Jhoni.

Sementara Tgk Ni mengatakan, dengan sudah dilantiknya JASA ini maka diharapkan dapat memperluas ukhuwah anak-anak para syuhada di Aceh. Oleh karena itu pihaknya menamakan jaringan yang artinyamemiliki ruang lingkup yang besar dan bukan sekedar wadah yang terbatas.(wol/chai/data2)
 
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Perintis Kemerdekaan RI Terima Uang Saku dan Cinderamata

LHOKSUKON,Waspada.co.id – Sejumlah 157 orang veteran, purnawirawan, wredhatama, warakauri, dan angkatan 45, menerima cinderamata beserta ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: