Home / Aceh / Rekonstruksi Pembunuhan Geuchik Matang Ceubrek 21 Adegan
WOL Photo/chairul sya'ban

Rekonstruksi Pembunuhan Geuchik Matang Ceubrek 21 Adegan

LHOKSUKON,Waspada.co.id – Sejumlah 21 adegan diperagakan dalam rekonstruksi pembunuhan terhadap, Ruslan Aji, yang tak lain adalah Geuchik Matang Cibrek, Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara.

Rekonstruksi yang berlangsung di Gampong Blang Nibong, Baktiya Barat, digelar oleh Satreskrim Polres Aceh Utara, dikawal ketat personel kepolisian, Senin (16/07).

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin bersama Kabag Ops, AKP Iswahyudi dan Kasat Reskrim turut menyaksikan rekontruksi ini.

Dalam rekontruksi itu menunjukkan, awalnya pelaku pembunuhan inisial IL (38) asal Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, mendatangi rumah Cut Ali (saksi) dengan mengendarai sepeda motornya membawa sebilah arit dan parang yang diikatkan pada sepeda motornya untuk melihat tanah yang akan disewakan.

IL dan Cut Ali saat itu sama-sama mengendarai sepeda motor dan berhenti di lokasi tanah yang akan disewakan. Setelah itu, Cut Ali kembali mengendarai sepeda motornya dan IL menyusulnya dari belakang yang berjarak sekitar 75 meter.

Lalu dalam perjalanannya itu IL melihat sepeda motor milik korban (Ruslan Aji) dan langsung menghadangnya. Pada saat itu pula terjadi cekcok antara IL dengan korban terkait persoalan tanaman padi kalau korban enggan membayar tanaman padi IL.

Cekcok terus berlanjut saat itu, korban mengambil batu dan melemparnya ke arah IL. Namun, IL mengambil sebilah arit yang tadinya ia ikat pada sepeda motornya dan membacoknya ke arah kepala korban yang saat itu si korban sempat memegang tangan IL memegang arit.

Keduanya saling tarik menarik hingga terjatuh ke badan jalan dengan posisi tubuh korban berada di atas tubuh IL dan kemudian berbalik giliran IL berada di atas tubuh korbannya hingga akhirnya membacok kepala korban, tangan, dan tubuh korban berulang kali.

Teriakan minta tolong terarah dari saksi, Rukaiyah, yang saat itu sedang mencabuti bibit tanaman padi miliknya. Sedangkan saksi, Cut Ali, mencoba melerai dengan cara mendorong IL yang sedang menganiaya korbannya.

Cut Ali pun pergi meminta pertolongan dari orang lain, pada saat itu saksi lain yaitu Sayuti turut mencoba menolong namun tidak berani dan meminta pertolongan lain.

Saat korban mulai tak berdaya lagi, IL berdiri dengan barang bukti berupa arit (clurit) masih ditangannya yang sudah berlumuran darah. IL kemudian meninggalkan korbannya, ia langsung menyerahkan diri ke Polres Aceh Utara. (wol/chai/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Heboh! Warga Kutalimbaru Temukan Mayat Dengan Kepala Terpotong

MEDAN, Waspada.co.id – Warga yang tinggal di Dusun III Namorube Jahe, Desa Namorube Julu, Kecamatan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: