_
Home / Aceh / Program GDAD: BNNK dan Dinas Pertanian Latih Warga Tanam Kopi
Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Gayo Lues Ridwansyah, SP didampingi Ka.BNNK Gayo Lues Drs.Samsul Bahri, saat menyerahkan alat- alat Pertanian, kepada sejumlah Petani Kopi yang mengikuti Life Skill di Blangkejeren Kamis (15/3).WOL Photo/Bustanuddin

Program GDAD: BNNK dan Dinas Pertanian Latih Warga Tanam Kopi

BLANGKEJEREN, WOL – BNN kerjasama dengan Dinas Pertanian Bidang Perkebunan Kabupaten Gayo Lues mengadakan Life Skill ke Kabupaten Bener Meriah dan Gayo Lues selama 2 hari Rabu-Kamis (14-15/3).

Menurut Kabid Perkebunan Distan Gayo Lues, Ridwansyah SP kepada Waspada Online, Jum’at (16/3) di Blangkejeren, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut program BNN dalam program Grand Desain Alternatif Development (GDAD) yang tengah digalakkan di Agusen.

Pelatihan yang merekrut 15 warga Agusen tersebut dibawa ke Kabupaten Bener Meriah selama satu hari penuh didampingi BNNK Gayo Lues dan Bidang Perkebunan, untuk menambah skill dari masyarakat Agusen dalam hal budidaya penanaman Kopi.

Life skill tersebut diadakan di lahan perkebunan Kopi salah seorang petani yang telah sukses dalam hal penanaman kopi varietas Ayuda di Bener Meriah. Diyakini varietas Ayuda lebih bagus dari segala sisi untuk dibudidayakan di Agusan.

Menurut Ridwan, rombongan Life Skill tersebut juga mengunjungi lahan perkebunan kopi percontohan milik Kementerian Pertanian yang ada di Kabupaten Bener Meriah. Di sini semua varietas unggulan tanaman kopi di perlihatkan kepada para petani kopi Agusen, hal ini diharapkan menambah wawasan mereka dalam penanaman kopi.

15 anggota masyarakat Agusen terlihat cukup antusias dan sangat tertarik untuk segera menanam kopi di daerahnya, dengan dibina oleh Dinas Pertanian melalui Bidang Perkebunan dan BNNK.

BNNK juga memberikan bantuan berupa alat-alat pertanian kepada petani. Ridwan juga menambahkan, Bidang Perkebunan juga telah merancang akan segera melakukan magang terhadap sejumlah petani kopi di Agusen untuk program tahun 2018, untuk mengimbangi SDM petani kopi di Bener Meriah.

Dikatakan, selama ini masyarakat petani di Gayo Lues hanya diberikan bantuan berupa bibit, alat-alat pertanian dan pupuk, sementara peningkatan SDM petani jarang sekali di lakukan. “Maka ke depan kita akan fokus kepada SDM, hal ini sesuai juga dengan arahan dan visi misi Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru, guna merangsang agar petani lebih kreatif,” jelas Ridwan.

Bupati juga sudah mengarahkan agar setiap SKPK di Kabupaten Gayo Lues memberi contoh kepada petani dengan membuat kebun kopi sendiri. (wol/bus/data1)

Editor: Agus Utama

适适

Check Also

Budi Waseso Dinobatkan Jadi ‘Panglima Sidik Sasat’ Tanah Gayo

GAYO LUES, Waspada.co.id – Budi Waseso atau akrab disapa Buwas kembali menyambangi Tanah Gayo. Namun ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.