Home / Aceh / Polisi Ciduk Pelaku Perdagangan Wanita Aceh-Malaysia
WOL Photo/Chairul Sya'ban

Polisi Ciduk Pelaku Perdagangan Wanita Aceh-Malaysia

LHOKSEUMAWE, Waspada.co.id – Wanita berinisial FA (29) asal Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, diamankan Kepolisian Resort Lhokseumawe atas tindak pidana perdagangan manusia atau human trafficking lintas negara, Aceh-Malaysia.

Dalam keterangan pers yang berlangsung di Mapolres Lhokseumawe, Jum’at (07/09), Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, mengatakan inisial FR diamankan petugas berawal pengakuan dari dua orang korbannya berinisial NW (24) dan DY (20) yang melaporkan keduanya menjadi korban perdagangan manusia yang dilakukan oleh FR.

“Jadi awal mula kronologisnya, kejadian itu sudah terjadi sejak sepuluh bulan terakhir. Saat itu tersangka mengajak kedua korban untuk bekerja di sebuah kafe di Malaysia dengan gaji Rp6 juta hingga Rp8 juta per bulan,” ujar Kapolres melalui Kasat Reskrimnya, Iptu Riski Adrian.

Mengutip pengakuan korban, lanjut Iptu Riski, sebelum korban diberangkatkan tersangka memberikan iming-iming kepada korban kalau gaji itu bisa membiayai hidup anak dan orang tua korban. Selain itu, juga dapat membelikan sepeda motor, dan juga mengatakan kepada korban kalau di kampung saja itu tidak ada gunanya.

“Setelah korban menyetujui, tersangka meminta fotokopi kartu keluarga (KK) dan KTP korban untuk dibuat paspor dan biaya pembuatan paspor itu dibiayai oleh tersangka dan uang dikirim langsung dari pemilik kafe di Malaysia. Kemudian, tersangka membawa korban ke Medan untuk pembuatan paspor,” tambahnya.

Tak sampai di situ, setelah paspor selesai kemudian tersangka membawa korban ke Batam dan menyerahkannya kepada seorang laki-laki yang tidak dikenal. Sementara tersangka kembali lagi ke Kota Lhokseumawe dengan alasan kalau paspor tersangka tidak selesai.

“Tersangka saat ini sudah kita tahan, adapun barang bukti yang diamankan berupa paspor atas nama korban yang dikeluarkan di Malysia dan KK, dan juga KTP,” tukas Riski.(wol/chai/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

KPK Kembali Periksa Istri Siri Gubernur Aceh

JAKARTA, Waspada.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil Fenny Steffy Burase selaku Tenaga Ahli ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: