Home / Aceh / Polisi Buru Perampok & Pemerkosa Sepasang Kekasih
Ilustrasi

Polisi Buru Perampok & Pemerkosa Sepasang Kekasih

ACEH BESAR, WOL – Polisi tetap terus memburu pelaku perampokan sekaligus memperkosa sepasang kekasih yang terjadi di kawasan perbukitan Mata Ie Lambaro Ku’eh, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin mengatakan, untuk sementara ini baru satu pelaku yang berhasil ditangkap. Dari hasil olah TKP, menurutnya, menunjukkan bahwa kejadian itu adalah perampokan berupa  penganiayaan, pencurian dan juga pemerkosaan terhadap korban perempuan.

“Pelakunya baru tertangkap satu orang. Pelaku lain masih ada, dan tetap kita kejar mereka sampai ketemu. Kita juga meminta kepada masyarakat untuk segera melaporkan ke aparat setempat jika melihat pelaku,” ujar Kombes Pol T Saladin kepada Waspada Online, Senin (6/7) sore ini.

Saat ditanyai Waspada Online apakah para pelaku termasuk jaringan begal motor atau bukan, pihaknya belum dapat memastikan karena masih menunjukkan hasil olah TKP yaitu pencurian.

“Soal mereka begal motor atau bukan, itu kita belum dapat pastikan. Karena hasil olah TKP menunjukkan bahwa kejadian itu adalah penganiayaan, pencurian, dan dugaan pemerkosaan. Pelaku mencuri sebuah handhphone milik korban,” tambah Kombes Pol T Saladin.

Dari informasi yang diperoleh Waspada Online, bahwa pelaku yang terlibat berjumlah enam orang dengan menggunakan tiga sepeda motor yang berboncengan satu sepeda motor dua orang, menurut Kombes Pol T Saladin tidak menutup kemungkinan info tersebut benar.

Diberitakan sebelumnya, bahwa
Muhammad Rizki (23) warga Alue Dua, Kecamatan Peurlak, Kabupaten Aceh Timur bersama pasangannya, Fitri (22) warga Tanjung Pura, Sumatera Utara dianiaya kawanan pemuda bahkan diperkosa ketika hendak membeli nasi bebek, pada Sabtu (4/7) sekira pukul 21.00 WIB dengan mengendarai sepeda motornya.

Pasangan tersebut awalnya hendak membeli mie ke sebuah warung di kawasan Leupung. Sesampainya disana, warung tersebut malah tutup.
Keduanya langsung balik arah menuju ke Keutapang untuk membeli nasi bebek.

Merasa agar cepat sampai, keduanya memilih mengambil jalan pintas melalui Keude Bieng agar lebih dekat.
Namun nasib berkata lain, sesampainya di Desa Lambaro Ku’eh yang sama sekali tidak ada pemukiman penduduk, mereka dihadang beberapa pria menggunakan sepeda motor sembari memegang kayu balok.

Salah satu pelaku kemudian menghantamkan kayu balok tersebut ke arah korban laki-laki hingga tak berdaya. Sementara pelaku yang lainnya memperkosa korban perempuan. (wol/chai)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

DPO Kasus Persekusi Ibu dan Anak Masih Diburu

MEDAN, Waspada.co.id – Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, menegaskan jika pihaknya hingga kini masih ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: