Home / Aceh / Piagam Penghargaan Penyuluhan Pencegahan Narkoba Dibayar
WOL Photo/chairul sya'ban

Piagam Penghargaan Penyuluhan Pencegahan Narkoba Dibayar

LHOKSUKON,WOL – Sejumlah kepala sekolah dan dewan guru Kabupaten Aceh Utara, mengikuti Penyuluhan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba yang berlangsung di aula Balai Panglateh Kecamatan Lhoksukon, Selasa (17/10).

Turut pula diisi dengan Pelatihan Senam Sehat Berkarya Anti Narkoba (SSB-AN) di GOR Lhoksukon tepatnya di belakang Balai Panglateh.

Ini digagas oleh Ratu Pelangi Indonesia (RPI) asal Jakarta, bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Lhokseumawe dan didukung oleh Dinas Pendidikan Aceh Utara. Usai acara, sejumlah peserta menerima piagam penghargaan dan sertifikat nasional. Akan tetapi, untuk mendapatkan piagam itu tidak gratis alias harus ‘beli’ dalam satu paket.

Bagi peserta yang ingin mendapatkan piagam plus dua VCD harus membayar biaya senilai Rp250 ribu kepada pihak panitia RPI yang stanby di kanan pintu masuk aula. Pesertapun tidak sedikit yang membelinya, begitu juga pihak RPI tidak memberikan piagam plus satu paket kepada peserta yang tidak membayar dan tanpa paksaan.

“Ini harus bayar dulu bang, dan kita juga tidak memaksa. Setelah dibayar Rp250 ribu maka kita berikan dua piagam penghargaan nasional, satu kaset CD untuk latihan, satu kaset CD untuk lomba. Pembayaran dibuktikan dengan kwitansi pembayaran,” ujar salah satu panitia, Tomi Susanto, saat ditanya wartawan.

Di lokasi acara, pihak penyelenggara (RPI) menyiapkan selebaran kepada beberapa peserta. Selebaran atas nama Ratu Pelangi Indonesia bernomor 10067/ SRM/ RPI/IX/2017, Bekasi, September 2017, tertulis dalam perihal pemberitahuan alat peraga/media senam sehat berkarya anti narkoba ditujukan kepada yth Kepala Sekolah SD, SMP, SLTA, sederajat negeri, dan swasta.

Surat dimaksud memberitahukan bahwa sehubungan dengan diselenggarakan program pelatihan senam sehat berkarya anti narkoba untuk seluruh kepala sekolah dan satu orang guru olahraga yang mewakili sekolahnya masing-masing tingkat SD, SMP, SLTA, sederajat negeri dan swasta, tidak dipungut biaya pendaftaran kegiatan. Seluruh peserta mendapatkan snack dan air mineral serta piagam penghargaan khusus.

Namun di bawahnya tertulis, penyelenggara menyediakan panduan media untuk membantu guru mengajarkan kembali di sekolahnya masing-masing dalam bentuk satu VCD untuk latihan, satu CD untuk lomba, selembar sertifikat nasional, selembar kwitansi/faktur bon, dan selembar kwitansi Bukti Kas Pengeluaran (BKP) yang telah dikemas dalam satu paket yang dapat dimiliki oleh peserta yang membutuhkan dengan mengganti biaya cetak senilai Rp250 ribu/paket.

Beberapa peserta menolak tanggapan mereka saat ditanyai wartawan, namun sedikit diantaranya yang menganggap tidak perlu untuk membeli mahal paket tersebut.

“Tidak ada paksaan untuk harus membeli satu paket tersebut plus piagam, mungkin yang tidak mampu membelinya bisa aja buka di Youtube. Saya juga beli nih, karena lebih simple, ada juga yang ga beli, malah banyak,” ujar salah satu peserta yang enggan menyebutkan namanya.(wol/chai/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Lagi, Walikota Filipina Ditembak Mati Akibat Terkait Narkoba

MANILA,Waspada.co.id – Walikota Ronda di Filipina, Mariano Blanco (59), ditembak mati di kantornya sendiri, Rabu ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: