Home / Aceh / Perkosa Mahasiswi, Anak Mantan Wali Kota Lhokseumawe ‘Gol’
WOL Photo

Perkosa Mahasiswi, Anak Mantan Wali Kota Lhokseumawe ‘Gol’

LHOKSEUMAWE,WOL – Diduga memperkosa seorang Mahasiswi berinisial RS (24) asal Kabupaten Aceh Timur, anak mantan Wali Kota Lhokseumawe Rachmatsyah, berinisial MJ (38) asal Desa Uteunkot Kota Lhokseumawe, diciduk petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Lhokseumawe. Selain diperkosa, korban juga disekap selama satu malam.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman, mengatakan penangkapan terhadap tersangka berdasarkan Laporan Polisi LP/530/XII/2017/ACEH/RES.LSMW tertanggal 08 Desember 2017. Tersangka MJ, juga merupakan Alumni STPDN yang kini PNS di Setdako setempat. Petugas menangkapnya pada Kamis 21 Desember 2017 sekira pukul 15.00 WIB.

Penangkapan yang dipimpin Kasat Reskrim, AKP Budi Nasuhu Waruwu, berlangsung di Dusun Cot Sabong Desa Uteunkot, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Petugas turut melakukan pengembangan dan penggeledahan di Ruko yang dijadikan tempat penyekapan dan pemerkosaan korbannya. Dari penggeledahan itu, petugas menemukan sepucuk senjata api jenis Pistol merek Baretta Cal 320 ACP lengkap delapan butir amunisi.

MJ-1Mengutip pengakuan korban, Kapolres mengatakan bahwa pada hari Kamis 07 Desember 2017 sekira pukul 19:00 Wib korban sedang jalan bersama temannya, Andika, di kawasan Waduk Lhokseumawe. Saat itu pula pelaku berpura-pura mengaku sebagai anggota Polisi yang mengelabui korban bahwa ia (MJ) sedang melakukan Operasi Narkoba dan akan memeriksa korban.

“Selanjutnya oleh pelaku membawa dan menyekap korban selama satu malam disebuah ruko milik si pelaku yang terletak di kawasan Waduk Lhokseumawe. Pengakuan korban, ia dikurung dan diperkosa oleh pelaku sebanyak tiga kali dalam satu malam,” jelas Kapolres Lhokseumawe dalam konferensi Pers di Mapolres setempat, Jum’at (22/12).

Korban barulah dilepas keesokan paginya dan dihantar oleh teman pelaku, ZF. “Pada pagi harinya korban dilepas dan disuruh oleh pelaku kepada ZF untuk menghantarkannya. ZF, juga sudah kita amankan,” terang Kapolres didampingi Kasat Reskrim, AKP Budi Nasuha Waruwu.

Terkait kejadian itu, korban mengalami rasa perih dibagian kemaluannya dan trauma Psikis. Selain senjata api, barang bukti yang turut diamankan petugas diantaranya sehelai jilbab, baju, celana kain, celana dalam, dan bra. Pelaku dalam kasus ini melanggar Pasal 48 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum Jinayat, dan kepemilikan senjata api UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. (wol/chai/data1)

Editor: Agus Utama

Check Also

Polisi Musnahkan Senpi Eks Anggota Din Minimi Lalu Dibuang ke Laut

LHOKSUKON,WOL – Sejumlah 10 pucuk senjata api beserta 1. 545 butir amunisi aktif dimusnahkan Kepolisian ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: