_
Home / Aceh / Menjaga Pilkada Damai di Aceh Utara Butuh Perhatian Semua Pihak
Ilustrasi (WOL Photo/Chairul Sya'ban)

Menjaga Pilkada Damai di Aceh Utara Butuh Perhatian Semua Pihak

LHOKSUKON, WOL – Pilkada serentak tahun 2017 mendatang khususnya Kabupaten Aceh Utara telah memasuki tahapan kampanye yang dimulai sejak 28 Oktober hingga 11 Februari 2017 mendatang. Sementara berdasarkan analisa Kepolisian setempat dan evaluasi gangguan Kamtibmas akhir-akhir ini meningkat seiring dengan intensifnya kegiatan menyambut Pilkada.

Namun, Kapolres Aceh Utara, AKBP Wawan Setiawan SIK menyebutkan, secara umum  masih aman dan terkendali. Sementara gangguan Kamtibmas menyangkut kegiatan Pilkada kata dia, terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Aceh Utara, seperti pengancaman, intimidasi, pengrusakan dan penurunan alat peraga kampanye pasangan calon kepala daerah dan gangguan Kamtibmas lainnya.

“Berbagai gangguan tersebut memerlukan perhatian maupun atensi dari kita semua. Untuk itu Polres Aceh Utara bersinergi dengan Kodim 0103 Aceh Utara dan stakeholders terkait harus konsisten mengawal dan mengamankan seluruh rangkaian tahapan Pilkada tahun 2017 mendatang agar berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” ujar Kapolres sehubungan deklarasi kampanye damai yang berlangsung di GOR Lhoksukon, Minggu (13/11).

Wawan menambahkan, seluruh dinamika yang terjadi dalam tahapan Pilkada 2017 di Kabupaten Aceh Utara sangat mempengaruhi perkembangan situasi Kamtibmas. Guna meminimalisir perkembangan tersebut, pihaknya menggelar Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan “Mantap praja Rencong 2016” Dalam rangka mengedepankan kegiatan preemitif dan preventif yang didukung kegiatan penindakan dan penegakan hukum.

“Terwujudnya kondisi Kamtibmas yang kondusif, aman, tertib, lancar dan terkendali di wilayah kita bukan merupakan tanggung jawab Kepolisian semata. Maka kami kepolisian sangat berharap peran serta seluruh elemen masyarakat khususnya kepada para pasangan calon kepala daerah, tim sukses dan masa pendukung pasangan calon untuk saling menjaga ketertiban Pilkada 201,” harapnya.

适适

Siapapun yang menang, tambahnya, tidak perlu sombong dan berevoria yang berlebihan. Akan tetapi harus menyadari bahwa kemenangan adalah milik seluruh rakyat Aceh Utara, dan bukan milik sekelompok orang ataupun golongan. Dan bagi yang kalah, harus berbesar hati untuk menerima hasil yang ditetapkan.(wol/chai/data1)

Check Also

Bukan Daerah Otonomi, Mendagri Sebut Tak Ada Pilkada di Ibukota Baru

JAKARTA, Waspada.co.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan dari pembahasan awal, ibu kota ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.