Home / Aceh / Masyarakat Ributi Soal Jalan Lhoksukon – Cot Girek
Wol photo/chairul sya'ban

Masyarakat Ributi Soal Jalan Lhoksukon – Cot Girek

LHOKSUKONWaspada.co.id – Akses jalan yang menghubungkan Kecamatan Lhoksukon dan Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, kerusakannya semakin parah apalagi pasca diguyur hujan lebat. Masyarakat justeru pertanyakan kejelasan Pemerintah Aceh atas rencana yang pernah disampaikan.

Masyarakat menilai persoalan yang pernah dibahas di tingkat Provinsi Aceh ini seakan tak ada hasilnya apalagi sempat dikabarkan kalau pertengahan tahun 2018 ini jalan tersebut akan selesai diperbaiki. Nyatanya, sampai detik ini belum juga di perbaiki, bahkan semakin banyak lubang-lubang maut yang mengancam pengguna jalan.

Informasi dihimpun Waspada Online, tak jarang jalan tersebut memakan korban baik yang meninggal maupun luka-luka. Rata-rata kecelakaan terjadi akibat pengguna jalan khususnya sepeda motor mengelak jalanan berlubang ke sisi jalur lawan sehingga kecelakaan pun tak dapat dielakkan.

Ketua Forum Geuchik Kecamatan Cot Girek, Abdullah Syam didampingi Tokoh Pemuda Setempat, Zulkifli, mengatakan hampir di sepanjang jalan utama Kecamatan Cot Girek yang menghubungkan Kecamatan Lhoksukon, rusak dan banyak lubang yang semakin melebar.

“Pernah dikabarkan kalau jalan ini akan diperbaiki pertengahan tahun ini, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Jangan sampai ada aksi demo lagi akibat jalan ini tidak diperbaiki, mohon perhatian dari Pemerintah Aceh agar jalan ini segera dibangun atau diperbaiki,” ujar Abdullah Syam, kepada Waspada Online yang ditulis hari ini, Rabu (8/8).

Kondisi yang sama juga terlihat di Pusat Kota Kecamatan Lhoksukon. Dimana di salah satu titik badan jalan terdapat lubang yang menyerupai sumur diduga akibat dilintasi truck bermuatan melebihi kapasitas. Kini lubang itupun dipagar masyarakat setempat guna mencegah kecelakaan.

Ketua DPR Aceh, Tgk. Muharruddin, pada April 2018 pernah mengatakan bahwa status jalan Lhoksukon-Cot Girek merupakan kewenangan Provinsi Aceh dan sudah masuk kedalam Pergub APBA Tahun Anggaran 2018. Dirinya berharap agar tahun ini bisa segera dilelang.

Dikatakan, sebelumnya pihaknya mengusulkan anggaran senilai Rp 10 miliar untuk jalan tersebut pada saat diserahkan ke pihaknya (DPRA, red) dalam pembahasan. Namun terakhir kabar yang diterimanya, anggaran yang diusul menjadi Rp 15 miliar.

“Mudah-mudahan, kita harapkan segera bisa dilelang sesuai ketentuan yang berlaku dan pada akhirnya masyarakat Lhoksukon dan Cot Girek yang mendambakan jalan tersebut akan segera dibangun sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Tgk Muharruddin menjawab Waspada Online usai menghadiri Haul ke IX Forum Majelis Ta’lim Sirul Mubtadin di Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara. (wol/chai/eli)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Bripka Anumerta Faisal Meninggal Karena Ditembak, Bukan Ditusuk

LHOKSUKON,Waspada.co.id – Kepolisian Resort Aceh Utara menggelar konferensi pers terkait meninggalnya, Bripka Anumerta Faisal, yang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: