Newsticker
WOL / Aceh / Kuasa Hukum Irwandi Yusuf Bantah Isu Kemenangan Terancam
foto: istimewa
foto: istimewa

Kuasa Hukum Irwandi Yusuf Bantah Isu Kemenangan Terancam

BANDA ACEH, WOL – Kemenangan Paslon Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf melalui prosedur sebagaimana ketentuan hukum yang berlaku serta dipilih secara demokratis oleh rakyat Aceh. Demikian hal ini disampaikan, Sayuti Abubakar selaku Kuasa Hukum Paslon Irwandi Yusuf dalam menyikapi isu bahwa kemenangan Irwandi Yusuf terancam dianulir.

Ia menilai, isu tersebut beredar karena saat ini sedang menjalani sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta dan anggapan yang terburu-buru serta tidak benar. Kabar semacam itu menurutnya sengaja dihembuskan pihak tertentu untuk membangun opini yang bahwa kemenangan Irwandi Yusuf dibatalkan.

“Tidak benar kabar itu bahwa kemenangan Irwandi Yusuf terancam hanya karena sidang di MK. Dan itu sengaja dihembuskan pihak tertentu untuk membangun opini bahwa kemenangan Irwandi dibatalkan, padahal KIP sebagai termohon dan Irwandi sebagai pihak terkait baru menjalani sidang perdana,” ujar Sayuti, Sabtu (18/03).

Ditambahkan, argumen yang menyatakan paslon Irwandi Yusuf menggunakan syarat minimal 15 persen sebagaimana terangkum dalam UUPA sehingga penyelesaian sengketa tidak dapat menggunakan syarat persentase minimal selisih suara sebagaimana diatur dalam UU Pilkada adalah tidak sepenuhnya relevan dengan konteks Pilkada kali ini.

“kenapa Irwandi Yusuf memakai syarat 15 persen? Ya karena jelas dalam Pasal 91 UUPA diatur secara spesifik bahwa syarat pendaftaran paslon apabila memenuhi persyaratan perolehan sekurang-kurangnya 15 persen dari jumlah kursi DPRA atau 15 persen dari akumulasi perolehan suara sah dalam pemilihan legislatif DPRA di daerah yang bersangkutan,” tambahnya.

Dalam hal ini ia menegaskan bahwa kemenangan paslon Irwandi Yusuf pada dasarnya sudah sah baik secara konstitusi maupun legitimasi. Pihaknya juga menyesalkan apabila ada pihak yang menilai kemenangan tersebut diragukan karena Irwandi menggunakan syarat perolehan kursi sebagaimana diatur UUPA yaitu 15 persen.(wol/chai/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Baca Juga

WOL Photo/ridin

Bongkar Makam Leluhur, Gubsu Didesak Nonaktifkan Bupati Tapsel

MEDAN, WOL – Sejumlah 30 warga yang berasal dari Desa Janji Mauli Sipirok, Tapsel bersama ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.