Home / Aceh / Korban Puting Beliung Aceh Menangis
Zubaidah menangis saat menceritakan detik-detik angin puting beliung robohkan rumahnya.(WOL Photo/Chairul Sya'ban)

Korban Puting Beliung Aceh Menangis

LHOKSUKON, WOL – Wanita berusia 30 tahun itu berdiri diam menatap rumahnya yang rata dengan tanah. Tangan kirinya menggendong erat anaknya yang masih berusia belasan bulan, tak menyangka jika angin kencang dengan tiba-tiba meluluhlantakkan rumahnya yang terletak di Desa Alue Barueh, Kecamatan Seuneuddon, Kabupaten Aceh Utara.

Namanya adalah Zubaidah, ibu dua anak ini salah satu korban yang rumahnya roboh akibat angin puting beliung yang terjadi pada Jum’at (06/01) menjelang sore. Kini, ia bersama ibu dan dua anaknya bertahan di rumah sang ibu yang juga rusak ringan akibat angin tersebut, jaraknya hanya lima meter dari rumah Zubaidah.

WOL Photo/Chai
WOL Photo/Chai

“Rumah saya ambruk diterpa angin yang terjadi kemarin, kami berlarian, saya gendong anak saya untuk menyelamatkan diri. Angin datang begitu kencang, dan merobohkan rumah saya,” terang Zubaidah sambil menangis saat ditemui Waspada Online di rumahnya yang sudah roboh, Sabtu (07/01).

Sejumlah pemuda setempat dalam amatan Waspada Online turut menyumbangkan tenaganya untuk berupaya mendirikan tempat tinggal darurat, dan berharap rumahnya bisa berdiri kembali. Beberapa batang kayu balok tampak didirikan, pemuda ini berusaha mendirikan tempat tinggal darurat untuk Zubaidah.

Nasib serupa dialami Kahirah Husein (50), yang juga korban angin puting beliung berasal dari Desa Paya Ujong Dua, Kecamatan yang sama. Ia bersama anaknya kini memilih dapur untuk sebagai tempat tinggalnya sementara, loteng rumahnya diterbangkan angin.

“Tiba-tiba angin datang dengan cepat di iringi hujan dan petir, saya langsung keluar rumah selamatkan diri. Saya melihat loteng rumah saya diterbangkan angin dan kemudian jatuh didepan rumah saya ini,” ujar Kahirah bernada sedih dengan penuh harapan.

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Munawar Ibrahim menyebutkan, pasca dilanda angin kencang sejumlah warga yang rumahnya rusak kini kehilangan tempat tinggalnya.

“Sebagian dari korban tersebut sejak kemarin memilih tempat tinggal dirumah saudaranya, mengingat rumah mereka lotengnya sudah diterbangkan angin bahkan ada pula yang roboh rata dengan tanah. Kami saat ini juga upayakan bantuan,” tukasnya.(wol/chai/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Waspada! Gunung Anak Krakatau Meletus 407 Kali Dalam Sehari

JAKARTA, Waspada.co.id – Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung mengalami 407 kali kegempaan letusan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: