Home / Aceh / Kapolres Aceh Utara Diperiksa Propam Soal LGBT
WOL Photo/Chairul Sya'ban

Kapolres Aceh Utara Diperiksa Propam Soal LGBT

LHOKSUKON, WOL – Kapolres Aceh Utara, AKBP Ir Untung Sangaji, membenarkan bahwa dirinya saat ini sedang menjalani pemeriksaan oleh Propam Polda Aceh terkait tindakan pengamanan sejumlah 12 waria di dua titik dalam Kabupaten Aceh Utara beberapa waktu lalu.

“Pemeriksaan sudah dilakukan, berapa orang yang diperiksa ya sudahlah saya gak usah jelaskan lagi, yang penting sudah diperiksa. LGBT mungkin tidak suka kita lakukan cara itu, ya saya minta maaf. Mungkin cara saya terlalu tegas dan mungkin dianggap kasar,” ujar Untung di Mapolres setempat, Kamis (01/02).

Belum lama ini pihaknya bersama personel Satpol PP dan Wilayatul Hisbah mengamankan sejumlah 12 waria yang bekerja di beberapa titik tempat salon di Lhoksukon dan Tanah Jambo Aye. Menurut pihaknya sendiri tindakan pengamanan tersebut adalah hal biasa, merupakan kasus kecil yakni kasus banci.

“Saat kita lakukan tugas kita ternyata ter-ekspos luar biasa. Padahal kita sendiri anggap itukan biasa internal kita, masih kasus kecil, kasus banci. Kalau kita bina banci kan tidak bisa dengan suara lemah lembut, harus tegas dan keras,” tambah Untung.

Dikatakan, setelah mereka (waria, red) dibina, mereka jadi seperti laki-laki banget bahkan menolak untuk disebut banci. Dalam pembinaan yang diberikannya kepada 12 waria pihaknya turut membagikan pakaian lelaki yang seharusnya dipakai dan bukan pakaian wanita.

Secara tegas dirinya juga menyebut jika ada LGBT didepannya yang kurang ajar, juga akan disikat. Ia tak mau di Aceh yang sudah ada Qanun Syari’at Islam terganggu oleh hal-hal semacam itu. “Saya ga mau di Aceh ini yang sudah ada Qanun semua terganggu, nanti ke-Islaman kita seperti apa esok hari,” terangnya.

“Saya harus diperiksa karena ada isu yang tidak baik. Padahal kita kan merapikan rambut orang ya harus dengan dicukur, itu saja yang sudah kita lakukan dan pembinaan ini memang seperti itu harus keras dan tegas. Kalau ada yang kurang suka, ya saya minta maaf,” tukas Untung.

Disamping itu, Untung Sangaji kepada sejumlah awak media menyampaikan bahwa pasti ada nanti pemimpin yang bagus untuk menggantikannya sebagai Pimpinan di Polres Aceh Utara, bahkan jauh lebih keren darinya. Namun, ia berharap penggantinya bisa tegas.

“Ini gaya saya terhadap penjahat, entah itu penjahat Lesbi, Banci, atau Narkoba, ga suka saya. Saya harap jika nantinya pengganti saya bisa dekat dengan masyarakat, karena di sini penjahat tidak suka dengan Pimpinan yang banci. Harus tegas, lebih tegas dari saya, saya kan ga bagus,” tukang Untung mengakhiri.(wol/chai)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Polisi Ciduk Ayah Durjana Setubuhi Anak Kandung Usia 12 Tahun

LHOKSUKON, Waspada.co.id – Diduga setubuhi anak kandungnya yang masih berusia 12 tahun, Ayah durjana inisial, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: