_
Home / Aceh / Jembatan Mendabe Perlu Perhatian Serius Pemda Agara
WOL Photo

Jembatan Mendabe Perlu Perhatian Serius Pemda Agara

KUTACANE, Waspada.co.id – Masyarakat Kabupaten Aceh Tenggara khususnya warga Kampung Mendabe, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, meminta perhatian serius dari Pemda Kabupaten Aceh Tenggara dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tentang perbaikan atau pembangunan jembatan gantung yang terletak di desa tersebut.

Pasalnya, kondisi jembatan gantung yang menjadi penghubung satu-satunya bagi masyarakat setempat, sudah rusak berat. “Papan kayu sebagai lantai jembatan sudah lapuk, begitu pun dengan kawat baja penyangga yang sudah banyak terputus,” demikian di sampaikan Nuraza (40), salah seorang warga Kemukiman Selian, kepada Waspada Online, Selasa (2/7).

Dia juga menuturkan, kondisi jembatan tersebut sudah beberapa tahun mengalami kerusakan, namun sampai saat ini belum ada tanda2 perbaikan dari dinas terkait, ungkap petani karet ini lagi.

Disebutkan, kalau kondisi jembatan yang dilintasi DAS Sungai Alas ini masih belum diperbaiki warga merasa khawatir, kalau sedikit lengah pasti akan jatuh ke bawah dan hanyut oleh derasnya arus sungai tersebut. “Kebanyakan masyarakat selalu membawa hasil kebun melintasi jembatan ini,” jelasnya.

Masyarakat Kemukiman Selian yang sebagian besar menggantungkan hidup di sektor perkebunan, setiap harinya melintasi jembatan ini pun heran melihat Pemkab Agara. Karena sebelumnya Bupati dan Wakil Bupati terpilih, pernah berjanji baik di masa Pilkada maupun setelah terpilih untuk merehabilitasi jembatan ini. “Namun janji politik tersebut sampai saat ini, belum juga ditunaikan,” keluhnya.

Menurutnya, kalau memang janji tidak bisa dipenuhi, sebaiknya tak perlu berjanji. “Karena janji itu adalah hutang, dan kami berharap agar secepatnya jembatan penghubung tersebut diperbaiki walau tidak dibangun kembali.

Waspada Online berusaha mengkonfirmasi pihak terkait tentang kondisi jembatan tersebut, Kabid Jalan dan Jembatan PUPR di Kantornya, Selasa (2/7). “Tidak berada di tempat,” kata salah satu staf di kantor tersebut. (wol/bus/dak/data2)

Editor: Agus Utama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.