Home / Aceh / Jalan Rusak, Gabah Hasil Panen Petani Busuk
WOL Photo/Chairul Sya'ban

Jalan Rusak, Gabah Hasil Panen Petani Busuk

LHOKSUKON, WOL – Jalan Bhakti ABRI yang dibangun pada tahun 1990-an kini kondisinya rusak parah. Jalan ini terletak di Desa Meunasah Ara Kemukiman Arabungkok yang menghubungkan ke Desa Meunasah Nga Kemukiman Matang Ubi, keduanya masuk dalam Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara.

Sejumlah petani didampingi Ketua KNPI Lhoksukon, Muhammad Reza Fahlevi, menyebutkan dampak dari rusaknya jalan tersebut menyebabkan padi atau gabah yang telah dipanen mulai membusuk bahkan ditumbuhi tunas. Hal itu terjadi karena petani kesulitan untuk mengeluarkan gabah yang dipanen keluar.

“Ini namanya jalan Bhakti ABRI, dan kami juga berterimakasih berkat adanya Bhakti ABRI maka berdirilah jalan ini sejak tahun 90-an. Yang namun sejak beberapa hari ini kondisinya rusak parah, dan kami kesulitan mengeluarkan hasil panen kami. Sehingga gabah yang dimasukkan dalam karung pun jadi busuk, bahkan ditumbuhi akar bibit,” ujar Dahlan (45) petani setempat ditemui Waspada Online, Rabu (27/12).

Disamping itu, disebutkan kondisi gabah sedemikian rupa selain akses yang terisolir juga sempat terendam banjir akibat hujan yang begitu lebat. Kata Dahlan, petani memperkirakan gabah yang membusuk mencapai kurang lebih belasan ton. “Petani rugi akibat kondisi semacam ini, untuk itu kami minta solusi dari pihak manapun terkait kondisi jalan tersebut,” pungkas Dahlan.

Sementara itu Ketua KNPI Lhoksukon, Muhammad Reza Fahlevi, mengatakan dirinya melihat langsung kondisi tersebut setelah menerima laporan petani setempat. “Kita hari ini menyikapi langsung laporan petani sehingga turun ke lokasi, dan jelas terlihat memang kondisi jalan rusak parah. Akibatnya petani kesulitan mengeluarkan hasil panen mereka,” ujar Reza.

Ditambahkan, dirinya juga berbincang dengan sejumlah petani yang menyimpulkan bahwa petani ingin akses yang baik dan normalisasi yang begitu baik. “Sehingga hasil panen mereka mudah dikeluarkan, tadi saya sempat bincang-bincang juga dengan petani soal jalan Bhakti ABRI ini. Intinya kondisi seperti ini harus segera diperhatikan, pihak terkait diharapkan turun kelokasi,” pungkas Reza.

Persoalan kerusakan jalan tersebut yang menyebabkan gabah milik petani membusuk justeru ditanggapi oleh Dandim 0103/Aceh Utara, Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto dan Kapolres Aceh Utara, AKBP Ir. Untung Sangaji, setelah beberapa foto jalan rusak viral di media sosial.

Dalam hal ini Dandim mengatakan, ia telah perintahkan Danramil Lhoksukon, Kapten Inf Nurdi H turun ke lokasi. “Danramil sudah turun ke lokasi dan mengecek jalan tersebut. Memang harus dilangsir hasil panennya, secara logika tidak mungkin juga mobil masuk ke titik-titik dimana tempat petani panen,” ujar Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto saat dikonfirmasi Waspada Online.

Selain itu tambahnya, kondisi seperti itu akibat imbas dari kondisi banjir sebagaimana yang terjadi di sejumlah Kecamatan lainnya. “Ribuan hektare jadi korban akibat imbas banjir. Soal ini, ya bagusnya petani ikut asuransi karena tingkat kerugian lebih kecil,” tukas Dandim.

Sementara Kapolres Aceh Utara, dirinya berencana memasuki tahun baru nanti akan membuat pengerasan dengan menggunakan batuan kerikil. “Itu rencana saya, kita buat pengerasan dengan kerikil setelah itu dipadatkan. Nah, baru setelah itu kita coba dengan aspal untuk perkuatannya. Kalaupun layak, ya terus. Kalau tidak, ya apa saja dulu yang harus dibuat,” ujar AKBP Ir. Untung Sangaji kepada Waspada Online. (wol/chai)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Ipda Yimmy Resmi Dilantik Jadi Kapolsek Nibong

LHOKSUKON,Waspada.co.id – Ipda Faisal Saputra, dengan resmi menduduki jabatan barunya sebagai PS Kanit 5 Subdit ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: