Home / Aceh / Istana Kecil Wanita Miskin dan Kurang Waras Ini Dibangun Warga
WOL Photo/Chairul Sya'ban

Istana Kecil Wanita Miskin dan Kurang Waras Ini Dibangun Warga

LHOKSUKON, WOL – Rumah Ainsyah (42), salah seorang warga yang hidup dalam kemiskinan, sebatangkara dan kena gangguan jiwa, akhirnya dibedah agar layak ditempati, Selasa (27/02).

Ainsyah merupakan warga Dusun Blang Asan Desa Seuneubok Baro, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara. Kondisinya yang demikian membuat sejumlah pihak prihatin, sehingga menggerakkan langkah untuk saling bahu membahu mewujudkan istana kecil bagi Ainsyah, meskipun ia mengalami gangguan jiwa. Hal ini dilakukan atas sinerginya Muspika Cot Girek bersama pemuda tergabung dalam Ikatan Masyarakat Aceh Membangun (IMAM) dan Partai Aceh Kecamatan Cot Girek.

Ketua IMAM, Safrijal, mengatakan bedah rumah dalam bentuk rehab dilakukan agar nantinya Ainsyah bisa layak menempati rumahnya terlebih saat ini ia berkediaman dirumah abang kandungnya, Ismail, di Desa Jok Kecamatan Lhoksukon pasca menjalani perawatan intensif di RSUD Cut Meutia Buket Rata Lhokseumawe.

“Kondisinya mulai membaik, tapi Ainsyah harus dirawat jalan juga. Hari ini kita bersinergi dengan Muspika Cot Girek, Puskesmas Batu 12/Cot Girek dan Partai Aceh juga warga setempat untuk bahu membahu merehab rumah Ainsyah yang sebelumnya kondisinya sangat memprihatinkan, alhamdulilah sementara pengrehapan selesai,” ujar Safrijal.

Sementara itu Ketua Partai Aceh Kecamatan Cot Girek, Nasrizal atau Cek Bay, mengatakan pihaknya sangat mendukung atas program Muspika dan IMAM yang telah merehab rumah Ainsyah. Dari Partai Aceh sendiri kata Cek Bay, pihaknya turut membantu beberapa peralatan rumah tangga seperti tempat tidur, dan sejumlah material bangunan.

“Saya selaku Ketua Partai Aceh Kecamatan Cot Girek turut prihatin kondisi Ainsyah, kondisinya miris dan memprihatinkan. Dan Alhamdulilah hari ini Partai Aceh Cot Girek bahu membahu bersinergi dengan Muspika, dan IMAM untuk mendirikan rumah yang layak bagi Ainsyah meski dalam bentuk rehab. Kami sangat mendukung bhakti sosial semacam ini,” ujar Cek Bay.

Dalam hal ini abang kandung Ainsyah, Ismail (45), menyampaikan rasa terimakasihnya kepada semua pihak yang terdiri dari Muspika Cot Girek, IMAM dan Partai Aceh Cot Girek, termasuk Puskesmas Batu 12/Cot Girek yang telah memberikan pelayanan kesehatan melalui RSUD Cut Meutia.

“Tidak ada kata lain selain ucapan terimakasih saya kepada Muspika Cot Girek, rekan-rekan IMAM dan Partai Aceh Kecamatan Cot Girek serta Puskesmas Batu 12/Cot Girek yang telah bahu membahu membantu adik saya, Ainsyah, mulai dari pelayanan kesehatan hingga merehab rumah menjadi layak untuk ditempati,” ucap Ismail.

Ditambahkan, usai menjalani perawatan di RSUD Cut Meutia Buket Rata, Ismail mengaku bahwa kondisi Ainsyah mulai membaik. Hal itu menurutnya melihat dari tingkah laku Ainsyah mulai dari perilaku dan berbusana. Akan tetapi tambahnya, Ainsyah juga harus menjalani rawat jalan.

“Kondisinya mulai membaik, sekarang berpakaian pun dia sudah tahu. Sementara dia tinggal dirumah saya, dan insyaAllah akan kembali kerumahnya sendiri, intinya kita lihat kondisinya,” tukas Ismail.(chai/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Sampah Meningkat Seiring Perluasan Pasar dan Padat Penduduk

LHOKSUKON, Waspada.co.id – Seiring padatnya penduduk dan perluasan pasar, kapasitas sampah terus meningkat setiap harinya ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: