Home / Aceh / Inilah Arti Pidato Bung Karno, “Beri Aku 10 Pemuda, Akan Kuguncang Dunia”
WOL Photo/chairul sya'ban

Inilah Arti Pidato Bung Karno, “Beri Aku 10 Pemuda, Akan Kuguncang Dunia”

LHOKSUKON, WOL – Mengenang pidato Presiden RI Pertama, Soekarno, “Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”. Saat pertama kali mendengar pidato Bung Karno ini, mungkin sempat bertanya-tanya apakah mungkin dan bagaimana caranya hanya dengan 10 pemuda bisa mengguncangkan dunia?

Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nahrawi dalam amanatnya pada upacara Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke 88 memberikan contoh tentang hal ini. Jika kita merenung dan merefleksikan pidato Bung Karno, maka sejatinya jumlah besar saja tidaklah cukup untuk bisa membawa bangsa ini menjadi bangsa yang maju dan diperhitungkan di kancah dunia.

“Bung Karno tidak perlu menunggu bonus demograf untuk bisa memberikan kehormatan yang layak bagi bangsa dan negaranya. Bung Karno hanya membutuhkan pemuda-pemudi unggul yang memiliki kualitas dan visi yang besar dalam menatap dunia,” demikian amanat Imam Nahrawi yang dibacakan oleh Plt Bupati Aceh Utara, Drs Muhammad Jamil MKes saat bertindak sebagai Pembina Upacara HSP di Lhoksukon, Jumat (28/10).

Ketika beberapa waktu yang lalu, Indonesia berhasil mengantarkan seorang Pemuda Indonesia usia 23 tahun bernama Rio Haryanto ke level tertinggi balap mobil internasional F.1, Indonesia baru menyadari pernyataan Bung Karno bukan isapan jempol semata, sehingga seluruh mata dunia terbelalak. Dunia balap internasional seolah tidak percaya ada anak Indonesia yang berhasil menembus balapan paling bergengsi di dunia.

Begitu pun ketika berhasil mengembalikan tradisi emas di ajang Olimpiade, Rio de Jeneiro Brasil melalui cabang olahraga Bulutangkis, dunia juga terguncang. Semua orang pun tahu peraih medali emas itu adalah Owi-Butet, anak muda berusia 27 dan 30 tahun.

Bukan hanya di ajang olahraga, di sektor-sektor lain seperti Industri kreatif, Indonesia juga menemukan talenta-talenta muda Indonesia yang berhasil mengharumkan negara dan bangsa di kancah internasional. Ada Joe Taslim, aktor muda yang berhasil mengguncang panggung Hollywood melalui flm fast and furious. Ada juga sutradara muda usia 27 tahun asal Blitar Jawa Timur, Livi Zheng yang berhasil mengguncang panggung perfilman Hollywood melalui karya-karya berkelasnya.

“Di dunia musik, kita punya Sandhy Sundoro musisi muda Indonesia yang di usianya 28 tahun telah berhasil menyabet penghargaan Internasional Contest of Young Pop Singer di Latvia pada 2009 dengan mendapatkan nilai nyaris sempurna dari seluruh juri. Data BPS menyebutkan bahwa Industri Kreatif hari ini menyumbang tidak kurang dari 7 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Sebuah kontribusi yang tidak bisa dianggap kecil di tengah pelambatan ekonomi dunia,” sambungnya.

Indonesia juga memiliki anak-anak muda potensial di bidang start up yang omzetnya mengundang decak kagum pebisnis online dunia. Ada Nadiem Makarim, pendiri Go-Jek, ada Achmad Zaky, CEO Bukalapak dan ratusan CE muda Indonesia di bidang Teknologi Informasi yang dipercaya oleh perusahaan multinasional Tahun 2015, dilaporkan terdapat 62 start up Indonesia yang kebanjiran dana investasi hingga puluhan triliun rupiah.

“Omzet belanja online (e-commerce) Indonesia sendiri pada Tahun 2015 dilaporkan telah mencapai Rp200 triliun lebih (Kemendag, 2015). Jika tren ini bisa dikelola dengan baik, maka perekonomian Indonesia akan maju pesat. Tentu, dengan catatan bahwa dari lalu lintas dan mata rantai bisnis online tersebut, para pemuda Indonesia harus berada pada posisi sebagai produsen bukan sekedar sebagai konsumen,” urainya kembali.(wol/chai/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Diterima Jokowi, Zohri Diajak Keliling Istana Bogor

  BOGOR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima pelari muda Indonesia Lalu Muhammad Zohri di ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: