Home / Aceh / Harkitnas, Sudah 2.500 Desa Terpencil Dialiri Listrik
WOL Photo/chairul sya'ban

Harkitnas, Sudah 2.500 Desa Terpencil Dialiri Listrik

LHOKSUKON, WOL – Pemerintah terus berupaya meningkatkan aspek pemerataan pembangunan di segala sektor. Seperti di sektor kelistrikan, pembangunan ketenagalistrikan telah dilakukan di 2.500 desa terpencil yang sebelumnya hidup tanpa listrik.

Hal ini sebagaimana disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Rudiantara, melalui amanatnya yang dibacakan oleh Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib atau Cek Mad saat menjadi Pembina Upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang ke 109 di lapangan serbaguna Kecamatan Lhoksukon, Senin (22/05).

“Pada saat yang sama, kebijakan pemerataan dilakukan melalui subsidi listrik yang difokuskan kepada masyarakat menengah ke bawah, sehingga bisa dilakukan relokasi subsidi listrik tahun 2016 sebesar Rp12 triliun, dialihkan untuk menunjang sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur,” ucap Cek Mad membacakan amanat Rudiantara.

Dalam hal ini pemerintah juga memandang bahwa pembangunan infrastruktur diperlukan untuk meningkatkan pemerataan ekonomi dan meningkatkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia termasuk salah satunya infrastruktur jalan raya.

Baru-baru ini, sambung Rudi dalam amanatnya, Presiden RI berkenan menjajal langsung jalan trans-papua yang sudah hampir selesai dibangun. “Dari 4.300 kilometer jalan raya Trans-Papua, 3.800 kilometer diantaranya telah dibuka,” tambah Rudi dalam amanatnya.

Tak hanya itu, dalam bidang agragria juga telah diluncurkan Kebijakan Pemerataan Ekonomi (KPE) yang bertumpu pada tiga pilar yaitu lahan, kesempatan dan SDM. Kebijakan ini menurutnya menitikberatkan pada reforma agragria termasuk legalisasi lahan transmigrasi, pendidikan dan pelatihan vokasi yang termasuk didalamnya yakni perumahan untuk masyarakat miskin perkotaan dan serta ritel modern dan pasar tradisional.

Amatan Waspada Online di lokasi, Harkitnas kali ini mengusung tema “Pemerataan Pembangunan Indonesia Yang Berkeadilan Sebagai Wujud Kebangkitan Nasional” turut dihadiri sejumlah pejabat SKPD Aceh Utara maupun Forkopimda setempat.(wol/chai)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Polri Akan Dihadapkan Tantangan Tugas Yang Semakin Berat

LHOKSUKON, Waspada.co.id – Polri akan dihadapkan pada tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks. Kedepan, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: