_
Home / Aceh / Dandim Simeulue Minta Dukungan Wartawan
Kanan tengah Dandim Simeulue, Letkol. Kav. Muhammad Syarifudin, SE salam komando saat acara coffer bersama di sebuah warung kopi di Jalan Baru Sinabang, Jum’at (17/4) malam. (WOL Photo)

Dandim Simeulue Minta Dukungan Wartawan

SIMEULUE, WOL – Dandim Simeulue Letkol Kav. Muhammad Syarifudin, menggelar acara coffe bareng bersama wartawan di sebuah warung coffe di sekitaran Jalan Baru Sinabang. Tujuan pokok kegiatan itu untuk menjalin silaturahim, sekaligus secara terbuka minta dukungan media dalam mengemban tugas di pulau itu.

Dandim didampingi Danramil Simeulue Tengah, Kapten Arm. Diantoro, Pasiter, Lettu Inf Agus Nababan, mengakui peran wartawan/media sangatlah strategis  dalam hal menentukan perjalanan dan kemajuan daerah, bangsa dan negara.

Katanya dia agak sulit untuk bisa menjalankan fungsi dan tanggungjawabnya secara maksimal bila tidak ada sinergisitas dengan wartawan dan media. Lebih spesifik dengan bahasa merendah Muhammad Syarifudin menyebutkan sebagaimana manusia biasa dia juga memiliki banyak kekurangan. Tidak 100 persen setiap informasi di masyarakat dapat dijangkau, baik itu yang positif maupun negatif.

Karena itu dia senantiasa 24 jam mengharapkan masukan dari rekan-rekan pers. Begitu juga sebaliknya, lebih lanjut, katanya tugas Kodim Simeulue saat ini selain tentunya sebagai garda utama senantiasa menjaga keamanan negara dari rongrongan dan ancaman dalam dan luar negeri.

Pihaknya juga dibidang ekonomi saat ini dituntut untuk menjadi bagian dari motor penggerak mewujudkan program pemerintah untuk swasembada pangan. Di sisi lain dia juga saat ini melalu media meminta kewaspadaan masyarakat dalam mencegah dan menghalau berbagai pengaruh budayah luar yang merusak, tatanan berbangsa dan negara.

Katanya saat ini, bila dicermati dengan seksama dan terbaca ada upaya-upaya negara luar yang ingin melemahkan kehidupan berbangsa dan bernegara melalui berbagai jalur. Kebudayaan, pendidikan, ekonomi dan beragam sektor lainnya. “Ini katanya harus kita antisipasi bersama,” jelasnya.

Dandim menyatakan, sangat tidak alergi dengan wisatawan namun dia berharap kepada masyarakat dan semua pihak untuk mawas diri akan kehadiran warga asing. Konon yang masuk dan tinggal di pulau itu tanpa melalui prosedur yang benar atau illegal ini himbaunya. Mari sama-sama kita proteksi.(wol/wsp/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Kunjungi Waspada Online, Mahasiswa USM Tambah Wawasan

MEDAN, Waspada.co.id – Puluhan mahasiswa Ilmu Jurnalistik Universiti Sains Malaysia (USM) studi tur ke redaksi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.