_
Home / Aceh / Cegah Gangguan Puluhan Gajah Liar di Cot Girek, CRU Kerahkan Gajah Jinak
(WOL Photo/Chairul sya'ban)

Cegah Gangguan Puluhan Gajah Liar di Cot Girek, CRU Kerahkan Gajah Jinak

LHOKSUKON, WOL – Empat ekor gajah jinak dari Conservation Rensponse Unit (CRU) akhirnya dikerahkan ke Dusun Alue Buloh Desa Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara. Gajah-gajah ini bertugas sebagai tim patroli penghalau dalam penanggulangan gangguan gajah liar yang mengusik perkebunan warga di dusun tersebut.

Satwa dilindungi ini dikerahkan atas dasar permintaan warga yang resah menghadapi gajah-gajah liar yang jumlahnya nyaris 50 ekor. Akibatnya, warga yang memiliki perkebunan justeru mengalami kerugian yang sangat besar. Warga menaruh harapan besar agar nantinya dapat mengurangi mitigasi konflik tersebut.

Kepala Satuan Polisi Hutan (Kasat Polhut) Kabupaten Aceh Utara sekaligus Komandan Patroli CRU Gajah jinak, Yusnady mengatakan, dalam hal ini Pemerintah telah mengambil kesimpulan untuk mengerahkan empat ekor gajah jinak dilokasi yang baru dari lokasi sebelumnya di Dusun Batu Ular, masih Kecamatan yang sama.

“Kehadiran CRU disini untuk melayani masyarakat, sebagaimana yang telah diambil kesimpulan oleh Pemerintah dalam hal menanggulangi mitigasi konflik gajah liar. Atas permintaan warga, maka kami harap kerjasamanya antara warga dengan CRU dapat berjalan dengan baik dan tentunya harmonis,” jelasnya saat ditanyai Waspada Online, Kamis (04/8).

(WOL Photo/Chairul sya'ban)
(WOL Photo/Chairul sya’ban)

Sejak satu bulan adanya gangguan gajah liar di dusun tersebut, pihaknya dari jauh hari telah berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan, Balai Konservation Sumber Daya Alam (BKSDA), Pemerintah, dan CRU, sehingga disetujui empat ekor gajah jinak dikerahkan untuk menanggulangi mitigasi itu.

Dalam penanggulangan, Yusnady menjelaskan, perlu adanya kekompakan yang baik CRU dan warga. Dalam tim nantinya akan dikomandoi satu orang. “Ada beberapa trik untuk menghalau gajah liar, nah nanti warga jangan langsung halau tapi setelah adanya intruksi dari komando,” sebutnya menambahkan.

Sementara itu Ardiansyah atau Board selaku Tim Leader CRU gajah jinak, mengatakan, ada empat tahap untuk penanganan gajah liar. Setiap tidnakan yang dilakukan harus didampingi warga agar tim patroli mengetahui titik-titik mana saja yang rawan gangguan gajah liar. Jika satwa itu tak mampu diatasi, maka CRU akan mengambil tindakan menghalau dengan gajah jinak.

“Jika pun dengan gajah jinak nantinya tak mampu juga diatasi, maka saya rasa kita perlu gajah yang lebih besar lagi dari ini yang didatangkan dari Aceh Besar, mungkin saja. Karena ukuran gajah-gajah liar yang selama ini menganggu tanaman warga tiga kali lipat lebih besar dari ukuran gajah jinak,” jelas Board.

Berdasarkan analisa pihaknya, puluhan gajah liar hingga saat ini masih berkeliaran. Untuk itu pihaknya akan terus berupaya melayani warga tentunya juga harus dibantu oleh warga dalam menghalau gangguan gajah liar.

Warga setempat menyambut gembira kedatangan empat ekor gajah jinak yang dikerahkan. Dari satu sisi warga dapat merasa nyaman untuk menjalani aktivitasnya di kebun. “Alhamdulilah, kami menyambut gembira para Tim yang telah mengerahkan gajah-gajah jinak ini. Selama ini banyak kerugian yang kami alami pasca diganggu gajah liar,” ujar Kepala Dusun Alue Buloh, Abdurrahman.(wol/chai)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Waspada! Gunung Anak Krakatau Meletus 407 Kali Dalam Sehari

JAKARTA, Waspada.co.id – Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung mengalami 407 kali kegempaan letusan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: