Home / Aceh / BMU Dirikan ‘Istana’ Kecil Untuk Dhuafa dan Fakir Miskin
WOL Photo/Chairul sya'ban

BMU Dirikan ‘Istana’ Kecil Untuk Dhuafa dan Fakir Miskin

LHOKSUKON, WOL – Rumah tak layak huni masih banyak ditemukan di sejumlah titik 27 kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara. Hal ini justeru menjadi ‘PR’ Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, sehingga Bupati setempat memberlakukan Perbup kepada seluruh desa untuk mendirikan minimal dua rumah dari anggaran dana desa.

Selain pemerintah sendiri yang berupaya mengurangi angka kemiskinan tersebut, juga ada beberapa pihak lain yang berupaya membagikan ‘kado’ istimewa bak istana kepada penghuni rumah tak layak huni yang bersumber dana dari kumpulan donasi orang-orang yang peduli.

Seperti halnya yang diupayakan Barisan Muda Ummat (BMU) Aceh Utara, terus berupaya mengumpulkan donasi dari para kaum yang peduli terhadap kehidupan sosial masyarakat yang nantinya jika terkumpul bisa mendirikan ‘istana’ kecil bagi warga fakir miskin maupun dhuafa yang masih menempati rumah tak layak huni.

Sementara ini, BMU sendiri mendirikan satu rumah. Terletak di Desa Teumpok Barat, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, impian untuk memiliki rumah yang layak terkabul sudah. Adalah penerimanya bernama Siti Aisyah (32), donasi yang terkumpul oleh BMU telah mampu mendirikan ‘istana’ Aisyah.

Aisyah, selaku ibu rumah tangga yang dikaruniai dua anak ini sangat bersyukur atas kado istimewa dalam bentuk rumah yang diterimanya dari pihak BMU tersebut. Memiliki seorang suami yang merantau ke negeri Jiran-Malaysia diakui penghasilan tidak cukup, ia pun memilih untuk menjadi buruh cuci pakaian.

Ketua BMU Aceh Utara, Ibnu Azwan, mengatakan untuk saat ini pihaknya menerima donasi dan baru mampu mendirikan satu unit rumah untuk Aisyah. Rumah Aisyah yang dibangun dengan ukuran 5 x 6 itu, kata dia, merupakan donasi dari para ummat maupun simpatisan dan kawan-kawan yang peduli terhadap kehidupan sosial yang baru terkumpul sejumlah Rp20 juta.

Dalam waktu dekat, sambungnya, setelah menyusun struktur pengurusan BMU Aceh Utara yang peduli terhadap kesenjangan sosial nantinya akan mendekatkan diri dengan seluruh elemen dan seluruh steakholder baik itu berupa dinas, badan dan lain-lain. Selain itu, pihaknya akan meminta supaya dapat menjadi donatur tetap demi mensejahterakan masyarakat untuk membuat rumah yang layak, bersih dan sehat.

“Mengingat Aceh Utara saat ini sedang devisit besar-besaran sehingga masyarakat tidak perlu menunggu uluran dari pemerintah. Pembangunan rumah di Aceh Utara ini untuk Aisyah adalah tahap perdana, kalau bisa kita coba bangun paling kurang lima unit rumah perbulan dengan dana Rp20 jt/rumah,” kata Ibnu Azwan menjawab Waspada Online, Jum’at (29/12).

Disamping itu, Sekjen BMU Pusat, Tgk. Zainuddin M. Zaid Al Biruni mengatakan BMU adalah organisasi yang didirikan oleh Tgk. H. Muhammad Yusuf atau yang akrab disapa Ayah Sop Jeunib menginginkan agar rakyat Aceh yang memiliki kelebihan harta agar peduli terhadap penderitaan saudara-saudaranya yang kurang mampu untuk mengambil bagian segala bidang terutama di bidang sosial.

“Pergerakan BMU berbasis kepedulian ummat untuk mengajak kaum peduli terhadap saudara-saudara kita yang belum beruntung karena itu tugas kita bersama dan bukan tugas BMU, bukan tugas Pemerintah, lembaga-lembaga lain, tapi tugas kita bersama,” katanya.

Ia pun mengajak para kaum peduli untuk peduli kepada kaum-kaum yang nasibnya kurang beruntung dengan cara mendonasikan Infaq. “Seberapa mampu diinfaqkan walaupun sepuluh ribu. Karena kalau sepuluh ribu/orang, kita kalikan saja sepuluh ribu orang maka terkumpul donasi Rp 100 juta. Kalau uang itu kita buat seperti yang sedang kita buat ini bisa mampu mendirikan lima rumah, karena anggaran yang kita butuhkan sekitar 20-jutaan,” tukasnya.(wol/chai)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Banjir Rob Terjang Pemukiman Warga di Kecamatan Seuneuddon

LHOKSUKON,Waspada.co.id – Banjir rob yang disebabkan pasang purnama terjadi di Desa Matang Puntong dan Lhok ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: