Breaking News
Home / Aceh / Berjuang di Balik Segudang Prestasinya, Maya Ingin Jadi Polwan
Maya Julianti, Siswi Kelas II SMA Negeri 2 Seuneuddon, Aceh Utara. (WOL Photo/Chairul Sya'ban)

Berjuang di Balik Segudang Prestasinya, Maya Ingin Jadi Polwan

LHOKSUKON,WOL – Kisah Maya Julianti (18), yang berjuang di balik segudang prestasinya kian mengundang keprihatinan sejumlah pihak. Gadis asal Gampong Cot Trueng, Kecamatan Seuneuddon, Kabupaten Aceh Utara ini tercatat sebagai anggota Pramuka dan Paskibraka.

Siswi kelas II SMA Negeri 2 Seuneuddon ini pun tak pantang menyerah meski kemiskinan kian menantang dalam kehidupannya. Bersama ibunya, Maimunah (45) dan adiknya, Maya berteduh di balik rumah tepasnya yang lapuk dimakan usia.

Ditemui Waspada Online, Maya yang memiliki postur tubuh tinggi ini bercita-bercita menjadi seorang Polisi Wanita (Polwan) yang setia mengabdi pada negara. Keyakinannya begitu kuat, meski terkadang untuk ke sekolah saja ia harus berjalan kaki sejauh tiga kilometer.

“Saya bercita-cita jadi Polisi Wanita yang setia mengabdi pada Negara nantinya. Maka untuk itu saya berjuang meski ke sekolah saja saya harus berjalan kaki, hingga kini saya juga masih aktif dalam keorganisasian Pramuka dan pernah menjadi Paskibraka,” ujar Maya dengan sedih, Rabu (19/04).

Pihak Sekolah bahkan turut prihatin bagaimana kondisi Maya dan keluarganya saat ini. Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Seuneuddon, Zubaidah, tak mampu menahan tangis saat mengetahui kisah muridnya itu yang kini viral diperbincangkan.

“Maya harus tetap bersekolah, jangan menyerah dan teruslah berjuang. Walau kondisi bagaimanapun Maya harus tetap mempertahankan sekolahnya, kami tetap mendoakan Maya agar ia mampu bertahan hingga sekolahnya lulus,” ucap Zubaidah menangis.

Sementara itu Sumarni S.Pd MSi selaku dewan guru yang juga pembina Pramuka SMA Negeri 2 Seuneuddon mengatakan, dirinya mengetahui kondisi Maya dua minggu yang lalu. Saat itu,  Sumarni mendatangi rumah Maya untuk melihat kondisi Maya yang dikabarkan sakit usai latihan perkemahan Pramuka disekolahnya.

Spontan, Sumarni kaget setelah melihat rumah gadis 18 tahun itu sungguh memprihatinkan. Atas keprihatinannya, Sumarni mengunggah foto-foto Maya berlatar rumah reot di sebuah akun media sosial.

“Saya baru tau dua minggu lalu saat menjenguk Maya sakit, ternyata dibalik segudang prestasinya selama ini ia menyimpan kisah yang sangat memprihatinkan. Ia bersama ibu dan adiknya berjuang melawan kemiskinan di rumah reotnya,” ujar Sumarni. (wol/chai/data1)

Editor: Tgk Agus Utama

Check Also

Inilah Masalah Kesehatan Perlu Ditangani Secara Lintas Sektoral

LHOKSUKON, Waspada.co.id – Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, Puskesmas Cot Girek diskusikan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: