Home / Aceh / Benteng Uluh Canduri Desa Tempeng Jadi Pusat TMMD ke-102 Kodim 0113/GL
Ratusan warga Kampung Tampeng bersama Dandim 0113/GL Letkol Inf M Faizal Nasution, beserta jajarannya saat apel dan membersihkan lokasi Benteng Uluh Cangduri yang direncanakan sebagai pusat Bhakti TNI TMMD ke 102, Jum' at (22/6). (WOL Photo/Bustanuddin)

Benteng Uluh Canduri Desa Tempeng Jadi Pusat TMMD ke-102 Kodim 0113/GL

GAYO LUES, Waspada.co.id – Nampak sekilas tubuh tubuh kekar dengan wajah yang bersemangat, terimbas sinar matahari pagi menambah suasana kegembiraan.

Seratusan laki-laki tersebut adalah warga Desa Tampeng, Kecamatan Kutapanjang, Kabupaten Gayo Lues, saat ikuti apel pagi bersama Dandim 0113 Gayo Lues, Letkol Inf M Faizal Nasution SIP dan jajarannya di Benteng Uluh Cangduri Desa Tampeng, Jumat (22/6) lalu.

Kodim 0113 mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka pembersihan kampung persiapan sebagai pusat Bhakti TNI melalui TMMD ke-102 Kodim 0113/GL.

Penghulu Kampung Tampeng, Abd Rahman kepada Waspada.co.id mengatakan, dipusatkannya lokasi TMMD ke102 di Benteng Uluh Cangduri, merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kampung Tampeng.

“Betapa tidak, setelah terkubur dan terbengkalai lebih dari satu abad lamanya, saksi bisu perlawanan rakyat Gayo terhadap penjajahan Kolonial Belanda tersebut, akhirnya mendapat perhatian yang serius dari pihak TNI dan juga Pemerintah Kabupaten Gayo Lues,” sebutnya.

Rencana pemugaran Benteng Uluh Cangduri serta rencana sebagai pusat TMMD TNI ke-102, merupakan anugerah yang tiada terhingga, bagi masyarakat Tampeng khususnya, dan juga masyarakat Kutapanjang pada umumnya.

“Dengan dipugarnya Benteng peninggalan para pejuang Tanah Gayo itu, akan membangkitkan kembali semangat baru bagi generasi sekarang ini. Serta mengenang dan menghargai jasa para syuhada yang syahid di dalam Benteng saat mempertahankan Tanah airnya dari kaum penjajah,” jelasnya.

Dandim 0113/GL Letkol Inf M Faizal Nasution dalam kesempatan tersebut, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan moment tersebut untuk bahu-membahu dalam meningkatkan kebersihan, membiasakan hidup sehat, rapi dan beriman serta meningkatkan semangat gotong royong antara sesama warga.

Dandim menegaskan, agar masyarakat dalam mengolah lahan tidur atau hutan tidak lagi dengan cara membakar lahan, sebagai mana yang terjadi di Agusen sehari sebelumnya. “Perbuatan tersebut dapat merusak ekosistem, polusi udara dan kerugian material lainnya, serta bagi pelaku akan dikenakan proses hukum,” jelasnya.

Selesai Apel, warga langsung bergerak melakukan pembersihan di sekitar lokasi benteng, nampak antara lain sekitar 115 orang warga Kampung Tampeng. Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Inf M Faizal Nasution SIP, Danramil 04/Kutapanjang Kapten Inf Santoso Daminto, Danpos Ramil Blangjerango Serma Wagiman, serta Babinsa Koramil 04/Kutapanjang dan Babinsa Posramil Blangjerango. (wol/bus/data1)

Editor: M Agus Utama

Check Also

Bulog Salurkan Beras Busuk, Bupati: Usut Pengadaan Bansosrastra Gayo Lues

BLANGKEJEREN, WOL – Diduga Bulog Sub Divre Kutacane, Gudang Gayo Lues menyalurkan ratusan ton beras ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: