Breaking News
Home / Aceh / Belum Ada Parpol Daftar ke KIP Aceh Utara
Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KIP Aceh Utara, M. Rizwan Haji Ali (Kiri) didampingi Sekretaris KIP, Hamdani.(WOL Photo/Chairul Sya'ban)
Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KIP Aceh Utara, M. Rizwan Haji Ali (Kiri) didampingi Sekretaris KIP, Hamdani.(WOL Photo/Chairul Sya'ban)

Belum Ada Parpol Daftar ke KIP Aceh Utara

LHOKSUKON, WOL – Sejak dibukanya penerimaan berkas pendaftaran partai politik sebagai calon peserta Pemilu 2019, sejauh ini belum ada yang mendaftar ke Sekretariat Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara. Padahal, waktu pendaftaran sedang dibuka sejak 03 Oktober 2017 hingga 16 Oktober 2017.

Hal ini disampaikan Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KIP Aceh Utara, M. Rizwan Haji Ali, kepada Waspada Online saat ditemui di KIP setempat, Selasa (10/10). Sementara ini kata dia, sejumlah partai politik mendatangi Sekretariat KIP hanya untuk konsultasi saja ke pihaknya.

“Sejauh ini sejak tanggal 03 Oktober 2017 hingga hari ini belum ada partai politik yang menyerahkan berkas pendaftaran kepada kita. Sementara yang baru kita terima hanya konsultasi saja dari sejumlah parpol tentang tata cara pelaksanaan penyerahan dokumen dan dokumen apa saja yang harus dipenuhi,” ujar Rizwan.

Disebutkan, tata cara yang dimaksud sebelumnya telah disampaikan dalam sosialisasi yang berlangsung, Sabtu (07/10) di Aula KIP Aceh Utara, dalam rapat koordinasi.

“Jadi untuk parpol sudah kita sampaikan sebelumnya bahwa persyaratan apa saja yang harus mereka lengkapi saat mendaftar, termasuk melakukan print out dari sistem informasi parpol KPU atau SIPOL,” tambah Rizwan.

Saat ditanya bentuk persyaratan apa saja yang harus dilengkapi partai politik dan lartai lokal untuk sebagai calon peserta Pemilu 2019, Rizwan menerangkan bahwa ada tiga poin yang harus dilengkapi. Yakni, daftar nama-nama anggota partai yang di print out dari SIPOL, KTA, dan KTP-elektronik atau surat keterangan dari keanggotaan partai politik itu sendiri.

“Tiga poin ini yang harus diserahkan pada saat pendaftaran dan disusun dalam daftar yang telah ditentukan oleh KPU. Kalau pada saat pendaftarannya masih dalam waktu penyerahan berkas, mereka bisa memperbaikinya. Tetapi kalau melewati tanggal 16 Oktober 2017 pukul 24.00 WIB, maka itu dianggap tidak memenuhi syarat,” tukas Rizwan, didampingi Sekretaris KIP, Hamdani.

Sementara bagaimana langkahnya kedepan untuk partai yang tidak memenuhi syarat itu, pihaknya sendiri sejauh ini belum dapat memastikan bagaimana mekanisme dan tidak mengetahui detail langkah apa saja yang akan dilakukan. Sebagaimana diketahui, KIP Aceh Utara membuka tahapan pendaftaran dan verifikasi Partai Politik peserta Pemilu 2019.

Adapun jadwal tersebut yaitu, pada tanggal 03-16 Oktober 2017 dibuka penerimaan berkas pendaftaran atau salinan bukti keanggotaan parpol. Selanjutnya penelitian administrasi mulai 17 Oktober hingga 15 November 2017, penerimaan administrasi hasil perbaikan mulai 02-11 Desember 2017, verifikasi faktual mulai 15 Desember 2017-04 Januari 2018, verifikasi faktual perbaikan mulai 07-20 Januari 2018, dan penetapan partai politik peserta pemilu pada tanggal 17 Februari 2018.(wol/chai)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

WOL Photo/Lihavez SA

Gubsu Lantik 17 Satgas Pemberantasan Narkoba

MEDAN, WOL – Gubernur Sumatera Utara, Erry Nuradi, melantik 17 Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Pencegahan ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.