Breaking News
Home / Aceh / Babinsa Diminta Banyak Belajar Tentang Qanun Penegakan Syariat Islam
Razia Busana Yang Tidak Islami di Lhokseumawe, Aceh. (WOL Photo/Chairul Sya'ban)
Razia Busana Yang Tidak Islami di Lhokseumawe, Aceh. (WOL Photo/Chairul Sya'ban)

Babinsa Diminta Banyak Belajar Tentang Qanun Penegakan Syariat Islam

LHOKSEUMAWE, WOL – Penegakan Syariat Islam bukan hanya di bidang jinayah saja seperti hukuman (uqubat) cambuk terhadap pelaku pelanggaran syariat Islam khamar (minuman keras), maisir (judi), khalwat (mesum) dan razia jilbab, tetapi juga penegakan syariat dalam bidang ekonomi dan juga bidang pendidikan serta lainnya.

Demikian hal itu disampaikan Dandim 0103/Aceh Utara, Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto, di sela-sela kegiatan Latihan Teknis Teritorial (Latnister) TA. 2017 di Makodim setempat.

Pihaknya beserta jajaran bahkan mendukung penuh penegakan Syariat Islam di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara sesuai dengan Qanun No 11 Tahun 2002 tentang Penegakan Syariat Islam.

Tak hanya itu, kepada para Babinsa diminta juga harus lebih banyak belajar dan memahami Qanun No 11 Tahun 2002 tentang Penegakan Syariat Islam agar dapat memberi pemahaman kepada warga binaannya.

Dalam penegakan Syariat Islam, menurutnya bukan berarti memaksa masyarakat non Islam untuk mengikuti dan melaksanakan ajaran Islam tetapi tetap menghormati kebinekaan dan keberagaman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hak setiap warga memeluk dan menjalankan ajaran agama dan keyakinannya, sebagaimana telah dijamin dalam konstitusi dan aturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu kata Fadjar semua harus saling menghormati dan menghargai antar umat beragama.

“Kita harus jaga dan rawat kebinekaan dan NKRI yang kita cintai ini, dan di Aceh khususnya Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara hubungan antar umat beragama sangatlah harmonis dan saling berdampingan sehingga tercipta suasana yang damai, aman dan tentram,” ujar Letkol Fadjar, Rabu (17/5).

Sebagaimana diketahui, sejumlah 200-an prajurit Koramil jajaran Kodim 0103 Aceh Utara dilatih lima kemampuan Teritorial dan Sikap Teritorial. Latihan Teknis Teritorial (Latnister) dibuka langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0103 Aceh Utara, Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto di Aula Sapta Marga Kodim setempat, Senin (15/05).

Letkol Fadjar mengatakan latihan tersebut akan berlangsung hingga 19 Mei 2017, dengan tujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan tekhnik bagi satuan Komando kewilayahan dalam melaksanakan tugas kewilayahan dan kemasyarakatan.

“Kegiatan Latnister ini merupakan salah satu upaya yang dilaksanakan untuk memelihara, meningkatkan dan memantapkan kemampuan  baik kemampuan perorangan maupun satuan,” ujarnya.

Ia berharap para peserta benar-benar melaksanakan dengan serius dan penyelenggara latihan harus konsisten dengan menitik beratkan pada aspek perencanaan dan pelaksanaan latihan yang berorientasi pada upaya pencapaian sasaran.

“Perhatikan faktor keamanan dan prinsip-prinsip dalam latihan, sehingga tercapai tujuan dan sasaran secara optimal,” tukas Dandim.(wol/chai/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrayani. (Foto: Okezone)

Menkeu: Basis Investor ORI Meluas

JAKARTA, WOL – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan basis investor Obligasi Ritel Indonesia (ORI) ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.