Home / Aceh / Aparatur Desa Teupin Jok Mundur, Ini Alasannya
WOL Photo/chairul sya'ban

Aparatur Desa Teupin Jok Mundur, Ini Alasannya

LHOKSUKON,Waspada.co.id – Aparatur Desa Teupin Jok, Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara, dengan resmi mengajukan surat pernyataan pengunduran diri dari jabatannya masing-masing. Surat itupun telah diajukan kepada camat setempat melalui Kasi Pemerintahan Mukim Gampong, Ismail, Kamis (16/08).

Mereka yang mengundurkan diri diantaranya Ketua Tuha Peut beserta anggota, Bendahara, Kaur Pembangunan, Kaur Umum, dua Kepala Dusun. Surat pernyataan pengunduran diri turut ditandatangani masing-masing aparatur diatas materai tertanggal 16 Agustus 2018.

Pengunduran diri secara serentak awalnya juga telah dilakukan dihadapan masyarakat dalam rapat yang berlangsung di Desa Teupin Jok pada Rabu malam (15/08) dibuktikan dengan daftar hadir yang ditandatangani.

Alasan pengunduran diri terkait tidak dilibatkannya Badan Musyawarah Desa (BMD) dan masyarakat dalam Musrenbang Desa dan penyusunan APBG tahun 2018, Geuchik yang bersangkutan dinilai tidak berkemauan untuk menyelesaikan segala permasalahan Gampong.

“Alasan pengunduran diri yang pertama tidak dilibatkannya BMD dan masyarakat dalam Musrenbang Desa dan penyusunan APBG tahun 2018. Alasan kedua, Geuchik tidak berkemauan untuk menyelesaikan segala permasalahan Gampong (desa) baik yang bersangkutan dengan Tuha Peut dan masyarakat,” ujar Ketua Tuha Peut, Abdul Munir dibenarkan aparatur lainnya.

Tak hanya itu, Geuchik dinilai tak lagi berdomisili di Desa Teupin Jok juga menjadi alasan aparaturnya mengundurkan diri sehingga segala proses administrasi Desa sulit dilakukan semenjak Geuchik yang bersangkutan tidak jelas domisilinya.

“Kurang lebih Geuchik selama delapan bulan ini tidak domisili lagi di Desa Teupin Jok. Kami berharap Geuchik mau menyelesaikan permasalahan di desanya, sudah sempat kami surati tapi tak ada respon,” tukas Abdul Munir.

Kasi Pemerintahan Mukim Gampong Kecamatan Nibong, Ismail, membenarkan dirinya telah menerima surat pernyataan pengunduran diri aparatur tersebut. Namun dalam hal ini dirinya harus melaporkannya kepada atasan (Camat).

Sementara itu Geuchik Desa Teupin Jok, Muzakir, hingga berita ini diturunkan belum menjawab awak media baik melalui panggilan telepon seluler maupun pesan singkat.(wol/chai/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: