Home / Aceh / Aparat Gabungan Babat dan Musnahkan 8 Ha Ganja di Sawang
WOL Photo/chairul sya'ban

Aparat Gabungan Babat dan Musnahkan 8 Ha Ganja di Sawang

LHOKSUKON, WOL – Apes deh kali ini, niat untuk mencari keuntungan lebih besar namun buntung. Ya, sepandai-pandainya tupai melompat pasti dia akan jatuh juga, mungkin begitu pribahasa yang cocok bagi ‘petani’ tanaman ganja ini.

Bisnis haramnya kali ini berhasil diketahui pihak kepolisian. Tanpa menunggu waktu yang lama, aparat gabungan langsung membabat habis tanaman ganja tersebut yang ukurannya rata-rata siap untuk dipanen. Berikut ulasannya.

Tim gabungan dari Kepolisian Resort Kabupaten Aceh Utara yang dibantu personel BKO Brimob Polda Sumatera Utara dan TNI jajaran Kodim 0103/Aut, kembali melakukan pemusnahan ladang ganja seluas delapan hektare di Dusun Lhokdrien Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

Awalnya pada Selasa (2/5), aparat gabungan juga telah melakukan pemusnahan yang sama, namun setelah pengembangan ternyata ladang ganja tersebut lebih dari tiga hektare. Penemuan ladang ganja ini berawal penangkapan dua remaja tanggung asal Desa Sawang yang membawa ganja sebanyak dua kilogram, Senin (1/5).

Reporter Waspada Online turut langsung ke lokasi yang jaraknya jauh dari pemukiman penduduk. Untuk menuju lokasi, tim gabungan meski mendaki perbukitan dengan jarak tempuh sekitar tiga kilometer. Sayangnya, sejak ladang ganja itu tercium oleh aparat namun pemiliknya tidak ada lagi di tempat.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Untung Sangaji, turut melakukan pemusnahan tanaman haram tersebut dengan cara mencabuti satu persatu tanaman itu. Meski hujan lebat sempat mengguyur pegunungan ladang ganja, namun personel gabungan tetap melanjutkan pemusnahan itu demi memutus rantai peredaran narkoba khususnya di wilayah hukum Polres Aceh Utara.

“Awalnya dalam razia kami mengamankan dua kurir ganja beserta barang bukti dua kilogram ganja yang disimpan dalam plastik. Lalu kita lakukan pengembangan dan sampai hari ini masih terus dilakukan pemusnahan. Tahap pertama yang kita temukan masih tiga hektare, namun setelah kita mundur ke belakang ternyata masih ada lima hektare lagi,” jelas Untung Sangaji kepada Waspada Online, Kamis (4/5).

Ditambahkan, dari temuan kali ini pemilik ladang sudah kabur dari tempat tinggalnya dan identitasnya sudah tercium pihak kepolisian. “Salah satu pemiliknya berinisial S, dan dia sudah tidak ada lagi dari tempat tinggalnya,” tambah Untung didampingi Kasat Narkoba, Iptu Soeharto.

Pihaknya akan terus berupaya untuk memutus mata rantai peredaran narkoba maupun penyalahgunaan narkoba, baik jenis ganja dan sabu-sabu. Sebagian tanaman ganja kini sudah dibawa ke Mapolres sebagai barang bukti.(wol/chai/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Rumah Milik PNS Ludes Terbakar di Ulee Gampong

LHOKSUKON, Waspada.co.id – Satu unit rumah beton milik PNS, Muslem (45), ludes terbakar di Dusun ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: