Breaking News
Home / Aceh / Angin Kencang Robohkan Rumah Fatimah di Desa Ara
WOL Photo/chairul sya'ban

Angin Kencang Robohkan Rumah Fatimah di Desa Ara

LHOKSUKON,Waspada.co.id – Fatimah (40), Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Desa Ara, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara ini kehilangan tempat tinggal. Rumah panggung berkontruksi kayu yang sudah lapuk dan terletak di atas pinggiran sungai yang selama ini ia tempati, ambruk seketika. Ia pun harus mengalami pengalaman pahit tersebut.

Fatimah, berdiri di depan rumahnya dan terus menatapi bangunan rumah tersebut yang telah roboh. Beberapa barang berharga miliknya justeru rusak dan porak-poranda, seakan tak ada harapan lagi dari pandangan ibu dua anak ini.

Ditemui Waspada Online pada Senin (11/06), wajah Fatimah tampak susah. Ia menceritakan awal mula dan penyebab rumahnya yang roboh. Dua hari lalu menjelang berbuka puasa, petang itu langit masih cerah dan berubah seketika menjadi gelap. Tak lama berselang, tiba-tiba angin kencang disertai hujan ringan.

“Sore itu tiba-tiba datang angin kencang disertai hujan, saya bersama anak-anak bertahan di dalam rumah menjelang berbuka puasa. Kemudian kaki-kaki penyangga rumah saya ini bergoyang dan bergeser hingga akhirnya roboh, semuanya berantakan,” ujar Fatimah dengan wajah sedih.

Tak ada satupun bangunan rumah miliknya yang terbuat dari beton, seluruhnya hanya kontruksi kayu yang sudah lapuk dimakan usia selama kurang lebih sepuluh tahun. Saat kejadian, keluarga miskin tersebut terus bertahan di dalam rumah setelah semuanya aman.

Geuchik setempat, Ismail, mengatakan ia bersama masyarakat sempat mendengar teriakan minta tolong. Ketika itu dirinya beserta masyarakat sedang bersiap untuk berbuka puasa bersama di Meunasah (Surau), teriakan minta tolong itu membuatnya bergegas mencari sumber teriakan minta tolong itu.

“Pada waktu bersiap berbuka puasa bersama kami mendengar teriakan minta tolong, kemudian kami ramai-ramai ke rumah Fatimah untuk melakukan pertolongan. Warga disini mengeluarkan Fatimah beserta dua orang anaknya dari dalam rumah yang sudah ambruk, beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah itu,” ujar Ismail.

Dirinya meyakini rumah Fatimah roboh akibat angin kencang disertai hujan dan membenarkan bahwa Fatimah merupakan salah satu warga miskin di desanya.

“Fatimah salah satu dari beberapa warga yang tercatat sebagai warga miskin di desa kami ini. Sekarang sedang kita upayakan untuk agar Fatimah bisa menempati rumah yang layak nantinya,” demikian tukas Ismail.(wol/chai/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Polrestabes Ringkus IRT Simpan 1.000 Butir Ekstasi

MEDAN, Waspada.co.id – Sat Res Narkoba Polrestabes Medan meringkus Sriwidya (28) warga Desa Namorambe Komplek ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.