Home / Aceh / 9 Pria Pelanggar Qanun No 13 Dihukum Cambuk
Ilustrasi (WOL Photo)

9 Pria Pelanggar Qanun No 13 Dihukum Cambuk

KUTA CANE, WOL – Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara bersama Kejaksaan Negeri dan MPU setempat menggelar hukuman cambuk terhadap sembilan pria pelanggar Qanun Aceh Nomor 13 tahun 2003 tentang maisir (perjudian), Rabu (29/7).

Hukuman tersebut bertempat di pelataran parkir stadion H. Syahadat Kuta Cane tepatnya di Desa Pulonas Kecamatan Babussalam dengan dihadiri Komandan Kodim 0108 Aceh Tenggara Letkol Inf Yudiono S.Ag, Ketua DPRK Irwandi Desky.

Sekda Aceh Tenggara Drs. Gani Suhud, Kadis Syariat Islam Drs. H. Hamidin, Ketua MPU yang diwakili Wakil I Ustad Ali Imron Lc, Kajari Aceh Tenggara Edi Dikdaya SH, Kepala Satpol PP Fahmi S,Stp, dan Kapolsek Babussalam Iptu Zul Efendi.

Kejari Aceh Tenggara, Edi Dikdaya SH dalam sambutannya mengatakan, eksekusi dalam bentuk cambuk terhadap pelanggar qanun Aceh Nomor 13 tentang Maisir (perjudian) itu tentunya dalam hal ini pihaknya telah mengkoordinasikan dengan pihak terkait atas pelaksanaan uqubat cambuk.

“Tujuan dalam pelaksaanan ini juga berdasarkan qanun Aceh yang telah dilanggar oleh terhukum agar dapat memberikan suatu efek jera bagi terhukum karena dicambuk depan umum khususnya depan masyarakat Aceh Tenggara,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua MPU yang diwakili oleh Ustad Ali Imron Lc mengatakan bahwa dalam masalah maisir ini atau judi bahwa Allah telah memberikan suatu pesan kepada rakyat Aceh yaitu Qanun Aceh nomor 12 dan 13 tentang Qhamar dan maisir.

“Bahaya judi dan minuman keras ini adalah dapat terjadinya saling membenci antar satu sama yang lain dan bermusuhan terhadap sesama teman. Bahkan malas mendirikan sholat,” ucapnya.

Ia menerangkan, tentu dalam hal tersebut, bagi yang melanggar Qanun Aceh akan dihukum cambuk didepan umum guna untuk membuat efek jera atau malu bagi yang melanggar serta tidak mengulangi kembali atas perbuatanya.

Berdasarkan amatan Waspada Online, rata-rata terhukum cambuk diberikan dengan tujuh kali cambukan.

Berikut nama-nama pelanggar atau terhukum cambuk berdasarkan data yang diperoleh Waspada Online.

Zuardi. S, warga Desa Manunggal, Kecamatan Babussalam. Ia dihukum dengan enam kali cambukan dan sebelumnya telah menjalani masa kurungan selama 27 hari.

Abdullah, warga Desa Badar Indah Kecamatan Badar, dihukum dengan enam cambukan. Ichsan B, warga Kelurahan Kuta Cane di Jln Cut Nyak Dien Lingkungan IV, Kecamatan Babussalam dihukum enam cambukan.

Abdul Bahri, warga Desa tenembak Lang-lang Kecamatan Deleng Perkison dengan enam cambukan. Amirudin, warga Desa empat lima Kecamatan Bukit Tusam dengan tujuh cambukan. Sebelumnya ia telah menjalani masa kurungan 28 hari.

Kemudian Yusuf, yang juga warga Desa Empat Lima, dengan tujuh cambukan. Faisal Asmara, warga Desa Kute Buluh Kecamatan Lawe Bulan sebanyak 7 kali cambuk. Sukri Hujang, juga warga Desa empat lima dengan tujuh kali cambukan.

Terakhir, seorang warga bernama Faisal, dari Desa Muhara Baru Riau, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar Provinsi Riau  juga ikut dihukum cambuk dengan tujuh kali cambukan. Warga yang menonton juga meneriakkan yel-yel terhadap pelanggar sebagai bahan ejekan.(wol/chai/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Nodai Islam, Mahathir Kecam Hukum Cambuk di Depan Umum

KUALA LUMPUR, Waspada.co.id – Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad kemarin mengecam hukuman cambuk di depan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: