Home / Aceh / 280 Tenaga Ikuti Pelatihan Siaga Bencana
WOL Photo/Bustanuddin

280 Tenaga Ikuti Pelatihan Siaga Bencana

GAYO LUES, Waspada.co.id – Sedikitnya 280 peserta yang berasal dari berbagai instansi pemerintahan di Gayo Lues, gechik serta pegiat lingkungan diberi pelatihan kesiagaan bencana oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada 18-21 September 2018.

Kepala BPBD Gayo Lues, Zakaria SHut, mengatakan kegiatan pelatihan kesiagaan bencana tersebut diadakan dalam rangka melatih personil siaga lebih trampil dan cekatan dalam menanggulangi dan mengurangi risiko bagi para korban bencana.

Dikatakan, kegiatan pelatihan dibuka oleh Wakil Bupati Gayo Lues dan difasilitasi oleh BPBD Gayo lues selama empat di Balai Pelatihan Desa Lempuh, Kecamatan Blangkejeren.

Wakil Bupati Gayo Lues, H Said Sani, menyampaikan keberadaan BPBD sangat urgent bagi masyarakat Gayo Lues, karena kondisi geografis kabupaten yang berada di gugusan Bukit Barisan ini rawan bencana alam.

“Ketika cuaca tidak bersahabat, maka kemungkinan terjadi bencana cukup besar, kebakaran hutan jika musim kemarau serta banjir bandang atau tanah longsor jika musim hujan. BPBD memiliki peran penting dalam menangani dan mengurangi risiko bencana alam,” jelas Said Sani kepada Waspada Online.

Secara geografis, Kabupaten Gayo Lues juga merupakan hulu dari tujuh sungai besar yang mengalir ke beberapa kabupaten di Provinsi Aceh. Ditambahkan, upaya pemerintah dan pegiat lingkungan memperhatikan Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan tanggung jawab bersama guna mencegah bencana alam yang lebih besar.

Mengingat anggaran yang terbatas, diharapkan beberapa dinas instansi yang terkait dalam penanggulangan bencana dapat saling membantu dan berkoordinasi, guna mempermudah akses dan informasi yang lebih cepat dan akurat.

Bagi peserta, Wabup berpesan agar serius mengikuti pelatihan karena diharapkan mereka bisa menjadi penggerak saat bencana alam terjadi di lingkungan masing-masing sesuai ketrampilan yang didapat.

Ketua Panitia, Hendra, mengatakan tujuan kegiatan juga sebagai komitmen awal agar masyarakat terampil dan siaga bencana di daerah masing masing, cepat tanggap baik dalam memberikan informasi maupun penanggulangan awal. (wol/bus/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Keterbatasan Alat Masih Jadi Kendala BMKG Deteksi Ancaman Bencana

  BENCANA tsunami yang melanda wilayah Selat Sunda di penghujung 2018 lalu mengejutkan banyak pihak ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: