_
Home / Aceh / 160 Orang Anak MIN Gelar Maulid Nabi
Waspada

160 Orang Anak MIN Gelar Maulid Nabi

SIMEULUE, WOL – Layaknya hari besar keagamaan lainnya, sekira 160 anak Madrasyah Ibtidayah Negeri (MIN) Kuala Umo menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (4/2).

Turut hadir di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakanmenag) Kabupaten Simeulue, Dra H Miranti Ibnu Aban, Ketua Fraksi Merah Putih DPRK Simeulue Abdul Razaq, Kepala MAN Kuala Makmur Abusmar MPd serta Kepala SMP Negeri 6 Simeulue Timur.

Kepala MIN Kuala Umo, Saiful Bahri SPdi, menyatakan acara itu murni usulan siswa yang kemudian disikapi dewan guru. Selain kegiatan silaturahim, kegiatan bertujuan memperingati hari kelahiran dan wafatnya Rasulullah Muhammad SAW. Selain itu, juga lebih mengetahui sejarah dan perjuangan Nabi Muhammad SAW mengembangkan Islam dari jazirah Arab ke belahan dunia.

Ustad Muhammad Firman Abdul Hakim mengajak semua siswa senantiasa mencintai Rasulullah Muhammad SAW. Di mana Rasul diutus Allah SWT untuk memperbaiki akhlak manusia yang saat itu sangat jahiliyah. Salah satu, dengan mencintai Rasul dan gemar bershalawat.

Abdul Hakim menceritakan kepada anak anak dan undangan bahwa jauh hari sebelum Nabi Muhammad SAW lahir. Dikatakan, kelahiran nabi telah dikabarkan dalam kitab Allah sebelumnya dan diketahui  oleh kaum Bani Israil, Nasrani, dan Majusi serta mereka persis tanda-tanda Nabi Ahmad atau Muhammad sebagaimana difirmankan Allah dalam Alquran.

Kala itu, Rasulullah dalam kandungan Siti Aminah. Raja Majusi mengutus seorang nenek bernama Zarkoh untuk membunuh Siti Aminah karena takut berstatus keturunan Bani Hasyim. Lantas Zarkoh yang berani menerima tantangan dari raja, menyanggupi telah membunuh Siti Aminah dan jabang bayinya bernama Ahmad.

Raja memberangkatkan Zarkoh dari Mesir ke Makkah serta memberikan bekal yang banyak. Sesampainya di Makkah, dia bersengkokol dengan Takani untuk membunuh Siti Aminah. Namun, Allah menolong ibu Habibullah Nabi Muhammad itu. Dengan kuasa-Nya. rencana jahat Zarkoh dan Takani gagal. Sebaliknya, keduanya mati mengenaskan terlebih dulu.

Sebagai penutup, al ustadz menyimpulkan bahwa salah satu dari sekian sifat terpuji yang tertanam dalam diri Nabi Muhammad adalah penyabar. (wol/aa/waspada/data1)

Editor AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Mahfud MD Cuit Soal HAM Yang Sudah Ditegakkan Sejak Zaman Nabi

JAKARTA, Waspada.co.id – Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD menyampaikan ucapan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.