Wanita Hamil dan Teman Prianya Nyabu “Diseret” ke Pengadilan

WOL Photo/ Ryan

MEDAN, Waspada.co.id – Sungguh tragis, terdakwa wanita muda yang tengah hamil 9 bulan, Kartika Sari dan teman prianya Wahyudi duduk di bangku persidangan untuk diadili di Pengadilan Negeri Medan.

Dalam sidang dakwaan ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rizki, menuturkan kedua terdakwa ditangkap usai membeli sabu seharga Rp70 ribu dipakai berdua di salah satu tempat lokasi penjualan narkotika.

Akan tetapi usai dakwaan, majelis hakim mempercepat persidangan, dengan alasan terdakwa perempuan sedang dalam keadaan mengandung 9 bulan kurang lebih.

“Sidang hari ini kita lanjutkan langsung dengan agenda tuntutan, karena terdakwa dalam keadaan hamil, dan diperkirakan 2 minggu lagi melahirkan,” terang hakim yang diketuai Somadi, di Ruang Cakra IX, Senin (25/2).

Karena heran dengan keadaan terdakwa perempuan, majelispun bertanya sama terdakwa perempuan. “Kok bisa-bisanya suami istri nyabu sama apa lagi sang istri dalam keadaan hamil,” ucap Hakim.

Namun anehnya, si perempuan mengaku kalau terdakwa Wahyudi bukan suaminya, melainkan calon suaminya.
“Dia bukan suami saya pak, dia calon saya,” ungkap terdakwa.

Mendengar penjelasan terdakwa, membuat se isi ruangan heran termasuk majelis hakim. “Oh jadi dia bukan suami anda, hanya calon,” ucap majelis dengan raut wajah bingung.

Masih dalam persidangan, dilanjutkan dengan pembacaan tuntutan dari jaksa.

“Dengan ini saya meminta kepada majelis hakim untuk menjatuhi hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp800 juta dengan subsider 6 bulan kurungan kepada terdakwa Wahyudi karena terbukti melanggar Pasal 112 Undang Undang RI No 35 Tahun 2019 Tentang Narkoba. Sedangkan untuk terdakwa Kartika Sari, 3 tahun penjara, karena telah melanggar Pasal 127,” ucap jaksa.

Demikian, setelah Jaksa Penuntut Umum membaca dakwaan dan tuntutan, hakim menutup persidangan sampai pekan depan.

“Sidang ditunda sampai minggu depan dengan agenda putusan,” tutup hakim. (wol/ryan/data3)

Editor: SASTROY BANGUN