Wakil Ketua Komisi VII Minta Strategi Menaikkan Lifting Minyak

Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI Gus Irawan Pasaribu mengikuti rapat dengan Direktur PT Pertamina EP dan Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE). (Ist)

JAKARTA, Waspada.co.id – Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI Gus Irawan Pasaribu mengikuti rapat dengar pendapat dengan Presiden Direktur PT Pertamina EP dan Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) membahas lifting minyak.

Dalam rapat yang berlangsung Selasa (4/2/2020) itu Gus Irawan Pasaribu turut meminta penjelasan tentang lifting minyak 2019 hingga 2020 terkait upaya apa yang perlu dilakukan. Karena dari rapat tersebut diketahui berdasarkan APBN 2019 lifting gas bumi adalah 1.250 mboepd (thousand barrels of oil equivalents per day) dan minyak sebesar 775 mboepd.

Gus Irawan Pasaribu menyatakan agar anak perusahaan pertamina di sektor hulu energi tersebut mampu memberikan kontribusi terhadap pencapaian target lifting. Sejauh mana realisasi lifting migas dari APBN 2019 yang sudah dicapai oleh PHE dan bagaimana blok migas mampu meningkatkan produksi lifting sesuai target APBN 2020, katanya.

Dia menyatakan Komisi VII ingin mendengarkan penjelasan detil dan komprehensif mengenai perkembangan kinerja produksi blok migas PHE dan Pertamina EP di 2019 serta target yang ingin dicapai di 2020, serta kendala apa yang dihadapi.

Politisi Fraksi Gerindra ini menuturkan salah satu upaya peningkatan produksi migas nasional dengan penambahan wilayah kerja baru dalam rangka mencari cadangan migas baru. “Dalam hal ini Pertamina EP melalui eksplorasi blok migas baru yang tentunya tanpa melupakan perkembangan blok migas yang sudah eksisting,” tuturnya.

Gus Irawan juga menuturkan mereka ingin mengetahui progress eksplorasi migas baru dan pengembangan blok migas yang sudah eksisting oleh anak usaha PT Pertamina tersebut. (wol/min/data3)

Editor: Agus Utama