Terbukti Sebagai Kurir Sabu, Mantan TNI Divonis 14 Tahun Penjara

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Terbukti sebagai perantara/kurir narkotika jenis sabu seberat 7,48 ons, terdakwa Bambang Susilo Hadi hanya bisa tertunduk saat divonis 14 tahun penjara dan denda Rp1 miliar dengan subsider 4 bulan kurungan.

Majelis hakim yang diketuai Erintuah Damanik menuturkan berdasarkan fakta-fakta persidangan, terdakwa Bambang Susilo Hadi terbukti melanggar Pasal 114 ayat 2 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Maka dengan ini, terdakwa Bambang Dijatuhi hukuman 14 tahun penjara dan denda Rp1 miliar dengan subsider 4 bulan kurungan,” vonis hakim kepada terdakwa, di Ruang Cakra V, Senin (24/2).

Menurut majelis, yang memberatkan perbuatan terdakwa karena dapat merusak bangsa. “Sedangkan yang meringankan, terdakwa menyesali perbuatannya dan berjanji tidak mengulanginya,” ucap hakim.

Diketahui, keputusan majelis lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang meminta majelis hakim untuk menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp1 miliar dengan subsider 6 bulan kurungan.

Lebih lanjut, dalam sidang kesaksian sebelumnya terdakwa mengaku kalau dulu dirinya seorang prajurit TNI. Namun, profesinya tidak lama karena terdakwa tertangkap menggunakan narkoba jenis sabu.

Dikutip dari dakwaan, Jaksa Penuntut Umum Yusnar Yusuf, menjelaskan kasus ini bermula ketika tim kepolisian dari Ditresnarkoba Polda Sumut, menyamar sebagai seorang pembili. Yang mau membeli sabu kepada terdakwa sebanyak setengan kilogram dengan harga Rp200 juta.

JPU juga mengatakan jika terdakwa berhasil menjual barang haram tersebut, maka terdakwa akan diberi upah sebanyak Rp25 juta oleh Ema (DPO).(wol/ryan/data2)

Editor: SASTROY BANGUN