Sabrina Paparkan Peluang Investasi Unggulan Sumut

Foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

MEDAN, Waspada.co.id – Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memiliki banyak potensi investasi yang dapat dikerjasamakan dengan para investor dari luar negeri, termasuk dari Belgia. Karena itu, Kerajaan Belgia diharapkan dapat mempromosikan Sumut kepada para investor.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut (Sekdaprovsu) Dr Hj R Sabrina saat menerima kunjungan kerja Dubes Kerajaan Belgia Stephane De Loecker dan rombongan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Senin (24/2).

Sabrina memaparkan beberapa program unggulan pembangunan di Sumut yang nantinya dapat dijalin kerja sama dengan investor dari Belgia. Program unggulan itu meliputi bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, infrastruktur, pertanian, dan pariwisata.

“Kami sangat terbuka menjalin kerja sama. Kami mengharapkan Belgia dapat berinvestasi pada program unggulan pembangunan tersebut. Kami juga harapkan ada kerja sama teknologi pembuatan coklat karena Sumut penghasil coklat yang kami harapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani coklat,” katanya.

Dalam bidang infrastruktur, Sabrina memaparkan proyek strategis nasional di Sumut yakni pembangunan jalan tol. Pembangunan sarana prasarana Kereta Api Antar Kota, pelabuhan baru dan pengembangan kapasitas, proyek bendungan dan saluran irigasi, pengembangan kawasan ekonomi khusus, pariwisata, pembangunan smelter, dan rumah sakit berstandar internasional.

“Kami juga akan membangun kawasan sport centre seluas 300 hektar yang semua venue olahraga ada di sana. Ada juga mall, theme park, hotel bintang lima yang nantinya kami juga menerima investor untuk bekerja sama,” ungkapnya.

“Di sektor pariwisata, kunjungan wisatawan dari Belgia pada tahun 2019 ke Sumut berjumlah 882 orang. Saya berharap Anda juga dapat mengenalkan Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia kepada warga Belgia,” lanjutnya.

Mengenai kerja sama pendidikan, Sabrina membuka peluang kerja sama pertukaran pelajar. Selain Belawan, Sabrina juga memperkenalkan pada Duta Besar Belgia bahwa Sumut juga memiliki Pelabuhan Kuala Tanjung.

De Loecker sendiri mengakui sampai saat ini masih sedikit kerja sama yang terjalin antara Belgia dan Indonesia. Stephane menyatakan sangat membuka peluang kerja sama dalam bidang pendidikan dan perdagangan.

Kepala Bagian Bea Cukai, Eddy De Cuyper, meminta kerja sama penegakan hukum, penanganan ekspor hewan yang dilindungi yang masuk ke Belgia. Selain itu meminta produk dari Sumut dapat masuk ke Belgia.

Kepala Bagian Perdagangan untuk wilayah Flanders dan Brussels, Marc Devrient, melihat Pelabuhan Belawan merupakan pelabuhan yang strategis untuk dapat kerja sama ekspor dan impor. (wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL