Prabowo Subianto Jadi Beli Su-35 Yang Bikin AS dan Australia Ketar-ketir

Sukhoi-SU-35 (foto: ist)

JAKARTA, Waspada.co.id – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Moskow, Rusia pada Selasa, 28 Januari lalu. Salah satu agenda yang dibawa adalah kepastian Indonesia membeli 11 unit jet tempur Sukhoi Su-35 senilai US$1,14 miliar (Rp15,57 triliun). Jika benar, maka hal itu akan membuat Amerika Serikat (AS) dan Australia ketar-ketir.

Sebab, penghambat jet tempur Su-35 dikirim ke Indonesia lantaran ada campur tangan AS. Mulai dari perkara imbal dagang, sampai ancaman sanksi. Hal itu pun diakui oleh Rusia. Rencana Indonesia membeli 11 unit Su-35 sudah berlangsung dalam dua tahun terakhir.

Sejumlah pihak menuturkan jet tempur generasi keempat itu akan tiba di Tanah Air tahun lalu. Namun, hingga kini belum ada kepastian dari pemerintah Indonesia. Adapun Australia diketahui telah memiliki jet tempur siluman asal AS, F-35 Lightning II.

Kendati demikian, Prabowo menegaskan Indonesia adalah negara berdaulat sehingga keputusan apa pun tidak bisa bisa diintervensi apalagi diancam negara lain. Berdasarkan data yang diolah VIVA, Selasa, 4 Februari 2020, jet tempur Sukhoi Su-35 termasuk ke dalam 10 pesawat tempur terbaik dunia.

Pesawat tempur dengan panjang sayap 15,3 meter ini merupakan pesawat tempur multifungsi yang dapat menjelajah langit dengan kecepatan melebihi kecepatan suara atau supersonik. Jet tempur pesaing Eurofighter Typhoon itu mampu terbang dengan kecepatan maksimum hingga 2.390 km/jam.

Selain itu, Su-35 dilengkapi sistem kontrol radar baru dengan antena array bertahap (Irbis-E) yang mampu mendeteksi dan melacak hingga 30 target udara, mempertahankan kontinuitas pengamatan ruang, dan melibatkan hingga delapan sasaran.

Pesawat ini juga dilengkapi dengan berbagai jenis misil seperti R-27ER, E-27ET, R-73, Kh-29T, Kh-31P, Kh-59M, Kh-35U. Dan terakhir, pesawat ini juga dapat mengangkut berbagai jenis bom jatuh bebas.

Sukhoi Su-35 merupakan pengembangan terbaru dari versi sebelumnya yaitu Su-27. Kalau soal kecanggihan dan kemampuan, jet tempur ini dapat disandingkan dengan pesawat tempur generasi keempat yang di antaranya terdiri dari Eurofighter Typhoon, Dassault Rafale, F-15C atau F/A -18E Super Hornet.

Kendati demikian, Menhan Prabowo Subianto enggan menjelaskan secara detail kapan kesepakatan pembelian Sukhoi itu akan disepakati kedua negara dan waktu pengirimannya ke Tanah Air. Namun yang pasti Su-35 merupakan salah satu yang terbaik di kelasnya. (vivanews/ags/data2)