Polres Tanjungbalai Amankan 4 TKI Ilegal Bersama Nahkoda dan ABK

WOL Photo

TANJUNGBALAI, Waspada.co.id – Polres Tanjungbalai kian gencar melakukan operasi terhadap warga yang pulang dari Malaysia baik melalui jalur daratan dan perairan, Kamis (13/2).

Sejumlah 44 TKI ilegal bersama nakhoda dan anak buah kapal (ABK) diamankan tanpa memiliki dokumen yang sah.

Ini kali kedua dalam sepekan operasi pengamanan TKI Ilegal dilakukan. Sebelumnya, petugas Sat Intelkam, Jumat lalu, mengamankan sejumlah 20 TKI ilegal di Jalan Arteri. Dua di antaranya kedapatan membawa 2 kg sabu.

Operasi dilakukan tim gabungan antara Satpol Air dan Sat Narkoba Polres Tanjungbalai yang berpatroli di Sungai Asahan. Tim mencurigai sebuah kapal tanpa nama.

Petugas melakukan pemeriksaan dan membawa sandar kapal tersebut.

Dari data yang diperoleh operasi tersebut mendapati 44 TKI Ilegal yang terdiri dari 33 laki-laki dan 11 wanita.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, kapal dan muatan kapal beserta penumpangnya tidak ditemukan membawa barang-barang Ilegal,” ujar Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira.

Putu Yudha menjelaskan, operasi kali ini berhasil mengamankan 1 nahkoda dan 4 ABK. Mereka tidak memiliki dokumen resmi untuk melakukan pelayaran dan membawa penumpang.

Mereka adalah Dudud (45), nahkoda, warga Jalan Siak Gang, Desa Martoba Kecamatan Siantar Utara, Pematang Siantar. Kemudian, Hasan Nasution (32), kepala kamar mesin, warga Jalan Senangin Gang Kecubung, Kelurahan Pematang Pasir, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, dan tiga lainnya adalah Sumarno, Nordianto, serta Ponijan. Nama terakhir adalah warga Kabupaten Asahan dan Batubara.

“Saat ini, para TKI ilegal masih proses pengambilan keterangan di Sat Reskrim Polres Tanjungbalai,” pungkasnya. (wol/her/lvz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN