Polisi Selidiki Tower Telkomsel Tumbang Tewaskan 3 Pekerja

foto istimewa

LANGKAT, Waspada.co.id – Polisi sedang menyelidiki kasus tumbangnya tower milik Telkomsel yang tengah dibangun di Dusun III, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, menewaskan 3 orang pekerja, Kamis (20/2).

Kasubbag Humas Polres Langkat, AKP Rohmat, Jumat (21/2), menyebutkan peristiwa itu terjadi sekira pukul 17.30 WIB.

Ke tiga korban tewas masing-masing atas nama, M Agus (25) warga Desa Paya Kerupuk Tanjung Pura, Linggom (25) warga Desa Air Hitam Tanjung Pura, dan Vijai (27) warga Desa Air Hitam, Tanjung Pura.

Rohmat menjelaskan, peristiwa ini terjadi ketika ketiga korban sedang menaikkan tiang tower. Namun tiba-tiba pondasi bawah tower pecah.

“Akibatnya tower yang dibangun itu tumbang, dan mengakibatkan ketiga korban terjatuh dari ketinggian 42 meter,” ungkapnya kepada wartawan.

Disebutkan, ke tiga korban sempat dilarikan ke RS Bidadari Stabat. Akan tetapi, nyawa ketiganya tidak dapat tertolong dan meninggal dunia di rumah sakit tersebut.

“Ketiga korban meninggal usai dibawa ke rumah sakit,” sebutnya.

Sementara itu, pantauan wartawan di lokasi kejadian, tampak pondasi tidak terlalu dalam. Semen cor pondasi juga tidak masak terlihat masih terlalu kering.

Bukan hanya itu, seling pengikatnya pun belum terpasang, bahkan tapak penahannya pun terlalu rapat ke menara yang dipancangkan.

Sangat disayangkan di lokasi kejadian tidak ada terpasang papan nama perusahaan dan IMB (Izin Mendirikan Bangunan), sehingga masyarakat tidak tau dari perusahaan dan vendor mana yang mendirikan menara tersebut.

Menurut keterangan warga mengaku Amin, bangunan menara itu terkesan asal jadi, karena banyak ditemukan kejanggalan dan tidak masuk akal cara pembuatannya.

“Kami orang awam aja pun gak masuk akal membuat menara itu seperti itu, sebab pondasi hanya di tanam sejengkal ke tanah. Seharusnya di tapak pondasi itu ada pengikat lagi, itu sejengkal cuma kaki pondasi yang ditanam mereka. Luculah pokoknya, seperti menancapkan ubi kayu aja mereka,” tukasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN