Menteri Yasonna soal Keberadaan Harun Masiku: Tanya ke KPK Dong, Bukan Saya

Menkumham, Yassona Laoly (foto: Okezone.com)
agregasi

JAKARTA, Waspada.co.id – Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonongan Laoly mengaku tidak tahu keberadaan buronan KPK Harun Masiku. Menurut Yasonna, tugas mencari mantan caleg PDIP itu adalah urusan lembaga antirasuah.

“Enggak tahu, tanya ke KPK dong mencari, bukan saya mencari,” tukas Yasonna di Istana Negara, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Yasonna yang juga kader PDI Perjuangan mengaku tidak mengenal Harun Masiku. Bahkan ia mengaku tidak pernah bertemu dengannya.

“Sama sekali tidaklah (kenal). Belum (pernah ketemu), belum sama sekali,” ungkapnya.

Harun Masiku merupakan mantan caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pemulusan proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR oleh KPK. Ia lolos dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 8-9 Januari 2020.

KPK menyebut Harun sempat terdeteksi keberadaannya di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, saat OTT dilancarkan. Namun, KPK kehilangan jejak saat akan mengamankan yang bersangkutan.

Harun ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya. Ketiganya yakni, mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan (WSE), mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF) serta pihak swasta, Saeful (SAE).

Wahyu Setiawan dan Agustiani ditetapkan sebagai pihak penerima suap. Sedangkan Harun dan Saeful merupakan pihak pemberi suap.