Marcelo Diklaim Sebagai Titik Lemah Madrid

foto: zimbio

MADRID, Waspada.co.id – Zinedine Zidane membantah tudingan negatif tentang performa Marcelo untuk Real Madrid. Beberapa bulan terakhir, Marcelo dinilai sebagai titik lemah Madrid ketika dimainkan karena tidak bisa bertahan dengan baik.

Gagasan ini muncul setelah fans Madrid melihat dampak positif kehadiran Ferland Mendy. Sebagai pesaing Marcelo, Mendy tampak bisa bertahan lebih baik ketika berada di lapangan. Statistik pun membuktikan bahwa Los Blancos tidak mudah dibobol ketika Mendy bermain, sedangkan Madrid sering kerepotan ketika ada Marcelo.

Artinya, perlahan-lahan Mendy telah menggusur Marcelo dari pos bek kiri inti Madrid. Meski statistik mendukung Mendy dan menyulitkan Marcelo, Zidane tidak sepakat. Sang pelatih menegaskan tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk di antara dua pemain tersebut. Mereka hanya membawa warna berbeda pada permainan tim.

“Saya tidak merasa Marcelo membuat kami lebih lemah secara defensif, sebab dia sangat bagus saat bermain di belakang. Namun, Anda selalu menyinggung statistik,” kata Zidane, Senin (17/2).

“Saya senang dengan semua pemain untuk gaya bermain mereka dan ketika mereka bermain,” tukasnya.

Statistik memang menyulitkan Zidane. Terbukti, Madrid hanya bermain imbang 2-2 dengan Celta Vigo di Santiago Bernabeu. Marcelo dipercaya sebagai starter dan Mendy baru masuk di menit 84 menggantikan Gareth Bale.

Sayangnya, Madrid kebobolan gol kedua hanya satu menit setelah Mendy memasuki lapangan. Dua bek kiri ini tidak bisa membantu Madrid menghindari hasil imbang. (wol/aa/marca/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL