Legenda Bulutangkis Evaluasi Penampilan Tim Putra

Foto: badmintonindonesia

MANILA, Waspada.co.id – Manajer Tim Indonesia, Susy Susanti, mengevaluasi penampilan tim putra dalam laga melawan Korea di babak penyisihan Grup A Badminton Asia Team Championships (BATC) 2020 di Rizal Memorial Coliseum, Manila, Rabu (12/2).

Indonesia menjadi juara grup dengan mengalahkan Korea 4-1. Satu-satunya nomor yang lepas dari Indonesia adalah tunggal kedua kala Jonatan Christie dikalahkan Son Wan Ho 16-21, 25-27. Sebelumnya, Anthony Sinisuka Ginting mengawali sukses Merah Putih dengan menaklukkan Heo Kwang Hee 24-22, 19-21, 21-16.

“Seperti yang kita bicarakan bahwa Korea bukan tim yang mudah dikalahkan, tiap partai ada perlawanan, sebetulnya bisa menang 5-0, tapi Jonatan belum main di penampilan terbaik. Mainnya masih monoton dan terbawa irama lawan. Ini jadi pelajaran buat Jonatan untuk pertandingan selanjutnya,” kata Susy.

“Kami memang yakin bisa ambil di dua ganda, dan satu ambil dari tunggal. Sebetulnya punya kans juga sapu bersih, tapi balik lagi, Korea adalah tim yang kuat. Anthony juga masih belum adaptasi di awal permainan sampai ketinggalan 1-7 di game pertama,” tutur Susy.

“Pemain harus lebih siap dengan kondisi seperti ini. Mereka sudah pernah menghadapi situasi yang sama, kalau terpeleset ya dijatuhkan saja badannya, tidak usah ditahan, malah bisa cedera. Kalau main ragu-ragu dan setengah-setengah juga jadinya nggak bisa fokus. Lapangan juga harus sering dipel, supaya tidak basah dan tambah licin,” jelas Susy.

Kemenangan juga disumbangkan oleh Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. The Minions yang juga ganda terbaik di dunia itu menang atas Choi Solgyu/Kim Won Ho 21-14, 21-16. Tak mau kalah, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengatasi Na Sung Seung/Wang Chan 21-10, 21-14.

Di partai terakhir atau tunggal ketiga, Shesar Hiren Rhustavito mengalahkan Kim Dong Hoon 15-21, 21-13, 21-14. (wol/aa/badmintonindonesia)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL