Kurir Sabu 7,1 Kg Divonis 13 Tahun Penjara, Istri Menangis Histeris

WOL Photo/Ryan

MEDAN, Waspada.co.id – Istri kurir sabu seberat 7,1 kg, menangis histeris setelah melihat suami divonis 13 tahun penjara dan denda Rp1 miliar dengan subsider 3 bulan kurungan.

Dalam persidangan, ketiga kurir yang akan divonis yakni, Ahmad Rinaldi, Sudiro alias Lelek, dan Sarifuddin alias Aseng.

Menurut majelis hakim yang diketuai Abdul Khadir para terdakwa telah melanggar Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Mengadili para terdakwa masing-masing dijatuhi hukuman 13 tahun penjara dan denda Rp1 miliar dengan subsider 3 bulan kurungan,” ucap Majelis Hakim, di Ruang Cakra IX, Kamis (13/2).

Namun, setelah majelis hakim menjatuhi hukuman kepada terdakwa, istri dari terdakwa Rinaldi menangis, suasana persidangan berubah menjadi haru tangis.

“Yang di situ pasti tau kan kak (sambil menunjuk ke bangku hakim) pasti tahu siapa bener siapa salah. Kak kami macam mana,” ucapnya sambil menangis.

Lebih lanjut, saat ditemui Waspada Online di ruang tahanan sementara Pengadilan Negeri Medan usai persidangan, sang istri masih melanjutkan tangisnya sambil meminta agar suaminya bisa dilepaskan.

“Awak mau lakik awak pulang, 13 tahun bang, awak kayak mana,” rintih sang istri di samping sang suaminya.

Kembali ke persidangan, diketahui vonis yang dijatuhi majelis lebih rendah dari tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum. Pekan lalu, Jaksa meminta kepada majelis untuk menjatuhi 17 tahun penjara dan denda Rp1 miliar dengan subsider 6 bulan kurungan.

Dikutip dari dakwaan, ketiga terdakwa dan Yahya Pulungan (DPO) ditangkap Petugas Kepolisian dari Dit Resnarkoba Polda Sumut. Para terdakwa mencoba membawa sabu menggunakan kapal boat milik Yahya (DPO).

Barang bukti yang ditemui, 1 buah tas warna hitam yang di dalamnya terdapat 5 bungkus plastik teh warna kuning emas tulisan china yang berisikan sabu dan 3 bungkus aluminium foil yang berisikan sabu dengan berat keseluruhan seberat 7.159 kg.(wol/ryan/data3)

Editor: SASTROY BANGUN