Krypton Diduga Sarang Narkoba, 7 Polisi “Gol” Dugem Bersama 5 Cewek Cantik

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Tujuh oknum anggota Polri bersama 5 cewek cantik digerebek Tim Subbid Paminal Bid Propam Polda Sumut, dari Club Malam Krypton KTV Room Karaoke, Lantai V, Gedung Ramayana Plaza, Jalan Babura/Iskandar Muda, Medan Baru.

Dari lokasi hiburan malam tersebut, petugas menyita barang bukti pil ekstasi sejumlah 9 butir. Informasi yang diperoleh Waspada Online, Kamis (13/2), awalnya personil Bid Propam Polda Sumut mendapatkan laporan ada sejumlah oknum Polri yang kerap sering dugem. Mendapatkan laporan itu, Bid Propam Polda Sumut membentuk tim untuk melakukan penyelidikan ke lokasi.

Begitu mendalami penyelidikan, tim menerima informasi kalau ke-7 oknum Polri masing-masing, berinisial Briptu OMT, Briptu MSS, Bripda HRP, Bripda MARP, Bripda AF, Bripda JP dan Bripda CKS, sedang berada di Club Malam Krypton, bersama lima teman wanitanya. Kemudian, petugas langsung melakukan penggerebekan.

Hasil penggeledahan, ditemukan 9 butir pil ekstasi yang disimpan dalam bungkus rokok di belakang speaker, sejumlah senjata api milik para oknum, minuman keras, dan pisau sangkur. Untuk kepentingan penyelidikan, seluruh oknum itu diboyong ke Mapolda Sumut beserta barang bukti.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Senin sekira pukul 12.00 WIB, ke-tujuh oknum Polri yang masih aktif ini awalnya menikmati KTV di Jalan Kapten Muslim Medan. Di lokasi itu, mereka disinyalir mengonsumsi narkotika jenis pil ekstasi, dan menikmati dentuman musik.

Kemudian, sekira pukul 16.00 WIB, ke tujuh oknum itu berpindah tempat nyambung ke Krypton KTV Room, mengajak ke-lima teman wanitanya, masing-masing berinisial An (25), Wi (22), Ra (25), Pu (25) dan Li (26), sehingga di lokasi inilah ke-tujuh oknum Polri ini ditangkap oleh Bid Propam Polda Sumut.

Secara terpisah, Kasubbid Penmas Polda Sumatera Utara AKBP MP Nainggolan, saat dikonfirmasi membenarkan informasi penangkapan ke tujuh oknum Polri tersebut.

Meski ke tujuh orang itu tidak mengakui kepemilikan 9 butir pil ekstasi, tapi pihak Polda Sumut tetap memproses. “Kasusnya masih di proses,” ungkapnya. (wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN