Korea Selatan Ungkap Kematian Pertama akibat Corona

Foto: ilustrasi (reuters)

SEOUL, Waspada.co.id – Seorang pasien dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (20/2) karena terinfeksi virus corona di Korea Selatan. Kabar ini menjadi korban meninggal dunia pertama di Negeri Ginseng.

Dilansir AFP, pasien tersebut diketahui mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Ceongdo Daenam sejak dinyatakan positif terinfeksi corona.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan (KCDC) mencatat kematian ini terjadi di tengah meningkatnya jumlah korban terinfeksi virus corona di sana.

KCDC mencatat ada 15 kasus baru yang dikonfirmasi di Korea Selatan. Hingga Kamis (20/2) total infeksi corona di Korea Utara menjadi 104 kasus.

Di antara kasus corona terbaru, 21 diantaranya berasal dari daerah selatan, termasuk lima diantaranya dari sekte gereja dan 13 merupakan pasien rumah sakit di Cheongdo. Sementara satu kasus lainnya tercatat berada di ibu kota Seoul.

Seluruh staf dan pasien di rumah sakit Cheongdo Daenam saat ini sedang melalui proses pemeriksaan kesehatan dan seluruh areanya disemprotkan disinfektan.

KCDC mengatakan, jumlah korban infeksi corona terbanyak ada di kota Daegu, ibu kota Provinsi Gyeongsang Utara yakni 13 orang.

Dari 13 korban itu, 11 di antaranya diyakini memiliki kontak dengan satu pasien, seorang wanita berusia 61 tahun. KCDC menyebut sepuluh dari mereka menghadiri gereja yang sama dengan wanita itu.

Wanita itu mengalami demam pada 10 Februari, namun dia dilaporkan menolak untuk dites virus corona. Dia dicurigai lantaran baru saja bepergian ke luar negeri.

Dia tidak dimasukkan ke karantina hingga sepekan kemudian dinyatakan sebagai orang ke-31 yang terjangkit virus corona di negara itu.

Sejauh ini sekitar 47 anggota sekte dinyatakan positif corona.

Pemerintah kota Daegu meminta 1.001 anggota gereja yang sempat menghadiri layanan bersama perempuan tersebut untuk melakukan karantina mandiri.

Hingga Kamis tercatat korban meninggal akibat virus corona meningkat menjadi 2.128 orang. Sebagian besar korban merupakan warga China, khususnya di Wuhan, Provinsi Hubei yang menjadi pusat penyebaran virus corona.

Di luar China, kabar kematian dilaporkan dua orang dari Hong Kong. Sementara Jepang, Taiwan, Prancis, dan Korea Selatan masing-masing satu orang.(cnn/data3)