Kasus Corona Makin Bertambah, KBRI Korsel Imbau Turis Indonesia Tak kunjungi Daegu

Foto: Ilustrasi. (Chinatopix via AP)

SEOUL, Waspada.co.id – Kedutaan Besar RI untuk Korea Selatan mengimbau seluruh warga Indonesia untuk tidak mengunjungi Kota Daegu jika berwisata ke Negeri Ginseng di tengah wabah virus corona. Kota Daegu berjarak sekitar 278 kilometer dari tenggara Ibu Kota Seoul.

Imbauan itu dikeluarkan di tengah infeksi virus corona yang melonjak pesar di Korea Selatan.

“Bagi Wisatawan Indonesia, disarankan menunda dulu kunjungan ke Daegu dan sekitarnya hingga penyebaran virus telah selesai dan tertangani dengan baik,” bunyi kicauan KBRI Seoul di Twitter.

Sejumlah warga Korea Selatan khawatir Daegu akan menjadi Kota Wuhan kedua. Wuhan merupakan sebuah kota di Provinsi Hubei, China, yang disebut sebagai sumber penyebaran virus corona pertama kali.

Per hari ini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) memaparkan 100 kasus virus corona baru dengan total 204 kasus yang tercatat. Sebanyak 81 kasus baru tersebut terdapat di Daegu.

Sebagian besar kasus virus corona di Daegu dikabarkan berkaitan dengan sebuah gereja di selatan kota itu yakni Gereja Yesus Shincheonji.

Seorang perempuan berusia 61 tahun yang merupakan salah satu jemaat gereja itu dinyatakan positif corona dan menyebarkan epidemi itu terhadap puluhan jemaat lainya.

Penyebaran virus corona di Gereja Yesus Shincheonji bermula ketika lansia itu masih berkeras mengikuti setidaknya empat kebaktian di gereja yang memiliki 144 ribu jemaat itu sebelum didiagnosis.

Padahal perempuan itu mengalami demam sejak 10 Februari setelah bepergian dari luar negeri. Sejumlah pihak juga telah menganjurkannya untuk mengisolasi diri dan memeriksa diri ke rumah sakit.

Pemerintah Kota Daegu meyakini 1.001 jemaat Shincheonji menghadiri kebaktian bersama wanita itu di saat dia telah terinfeksi.

Hingga Jumat pagi, korban meninggal akibat terinfeksi virus corona di seluruh dunia mencapai 2.244 orang. Sebagian besar korban merupakan warga China, khususnya di Kota Wuhan, Provinsi Hubei.

Sementara itu, lebih dari 76 ribu orang terinfeksi virus corona di seluruh dunia, di mana sekitar 75 ribu kasus terdapat di China. (cnn/data3)