IMT-GT 2020, Sumut Usul Penerbangan Langsung Hingga Pertukaran Atlet

foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

BANGKOK, Waspada.co.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu), Dr Hj R Sabrina, mengikuti kegiatan Strategic Planning Meeting (SPM) Kerja Sama Segitiga Pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Thailand atau Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT-GT) di Bangkok, 5-7 Februari 2020.

SPM merupakan pertemuan penting yang diadakan pada awal tahun untuk mengevaluasi program-program yang telah dijalankan. Pertemuan ini juga dilakukan merumuskan program-program baru yang akan dilaksanakan bersama.

Atas nama Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu), Sabrina menyampaikan sejumlah usulan kerja sama kepada sesama anggota IMT-GT, antara lain penerbangan langsung Hat Yai-Kualanamu, penerbangan langsung Krabi-Kualanamu, dan pertukaran atlet/pelatih olahraga.

Selain itu, Pemprovsu juga mengusulkan studi dan promosi bersama Geopark Danau Toba-Geopark Langkawi- Geopark Satun. Kemudian forum bisnis kapal pesiar pantai timur Sumatera, pelatihan halal, audit dan sertifikasi di IMT-GT serta standar sertifikasi halal produk dan jasa bagi ketiga negara.

Pemprovsu juga mengusulkan program magang melalui jaringan perguruan tinggi di IMT-GT, pengembangan Pelabuhan Belawan dan Kuala Tanjung sebagai simpul konektivitas, pengembangan KEK Sei Mangke maupun pengembangan taman teknologi Kwala Berkala untuk memperkuat kerja sama dalam pendidikan dan pelatihan.

Selain itu, diusulkan single visa untuk kawasan IMT-GT, pengembangan green energy terutama bio masa/biofuel, peningkatan kemampuan IT bagi UKM melalui program magang serta pembinaan start up bisnis bagi pengusaha muda.

Pada kesempatan itu, Sabrina juga memberikan penjelasan tentang KEK Sei Mangke. Dengan ketersediaan lahan, listrik, gas, dan infrastruktur yang cukup serta lokasi yang sangat strategis akan dapat mengundang investor untuk berinvestasi.

“Sumut merupakan provinsi yang memiliki banyak potensi dan sejumlah fasilitas pendukung. Karena itu, Sumut sangat tepat dijadikan tempat untuk berinvestasi,”ujar Sabrina, Jumat (7/2) kemarin.

Diketahui, IMT-GT merupakan kerja sama antar tiga negara dalam rangka penguatan ekonomi sub regional. Tujuannya adalah perkembangan ekonomi bersama dengan melibatkan sektor swasta di wilayah IMT-GT, antara lain peningkatan perdagangan dan investasi dengan memanfaatkan potensi ekonomi yang saling melengkapi serta keunggulan komparatif.

Kerja sama ini juga bertujuan meningkatkan ekspor ke seluruh dunia dengan meningkatkan daya saing ekspor dan investasi. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan kesempatan kerja, pendidikan, sosial dan budaya di kawasan IMT-GT. (wol/aa/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL