Gus Irawan Tetap Dorong Percepatan B-30

foto: istimewa

JAKARTA, Waspada.co.id – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu mengatakan tetap mendukung percepatan penggunaan biofuel 30 persen (B-30) yang sudah didengungkan pemerintah sejak awal.

Sebab ini menjadi salah satu langkah untuk menekan impor bahan bakar, katanya. Begitupun dia berharap, PT Pertamina menyosialisasikan kepada masyarakat luas terkait inovasi B30 sebagai bahan bakar atau Biofuel (Biosolar) yang ramah lingkungan.

Pasalnya, ada informasi yang berkembang di masyarakat bahwa B30 dapat menyebabkan gangguan pada mesin kendaraan.

“Saya mengapresiasi PT Pertamina (Persero) atas Inovasi penggunaan B30 sebagai bahan bakar, Biosolar. Ada hal yang perlu diperhatikan terkait kandungan fatty acid dalam B30 yang dapat menyebabkan korosi. Hal ini dapat mengurangi minat masyarakat untuk menggunakan B30 karena dapat mengakibatkan kerusakan mesin mobil yang tidak kompetibel,” ucap Gus Irawan Pasaribu di Komisi VII DPR RI, Komplek Parlemen senayan, Jakarta, belum lama ini.

Politisi Fraksi Partai Gerindra ini melanjutkan, butuh studi lebih lanjut guna memperbaiki kualitas B30 ini ataupun inovasi Biofuel di masa mendatang oleh Pertamina. Sehingga dampak-dampak negatif tersebut dapat dihindarkan.

Dalam kesempatan itu, dia juga mendorong Pertamina untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa ke depannya penggunaan Biodiesel B30 hingga B100 dijamin tidak mengakibatkan kerusakan pada mesin kendaraan.

Sebagaimana diketahui, Keputusan Menteri ESDM No 227 Tahun 2019, kebijakan B30 pada sektor transportasi berlaku pada produk solar subsidi yakni Biosolar, serta non subsidi Dexlite dan sudah dimplementasikan di seluruh Indonesia pada 1 Januari 2020 lalu. (wol/min/data3)

Editor: Agus Utama