Drainase Buruk, Warga Pasar Baru Tanjungbalai Dilanda Banjir

Banjir melanda sebagian wilayah kota Tanjungbalai, pasca curah hujan deras selama 3 jam, Senin (3/2). (Foto: Herman)

TANJUNGBALAI, Waspada.co.id – Banjir melanda sebagian wilayah kota Tanjungbalai, pasca curah hujan deras selama 3 jam, Senin (3/2). Kondisi ini diperparah buruknya sistem drainase di sekitaran rumah warga.

Pantauan salah satu lokasi banjir di Jalan Satria, Kelurahan Pasar Baru, Sei Tualangraso, ketinggian banjir hampir mencapai 50 cm. Air bahkan menenggelamkan pekarangan rumah dan masuk ke rumah warga.

Hingga petang sekira pukul 15.00 WIB, air belum tampak surut. Anak – anak pun memanfaat banjir ini sebagai sarana bermain di sore hari.

“Pagi tadi bahkan air mencapai satu meter. Sampai sekarang belum kering juga,” ujar Muhammad Zein.

Tampak di lokasi, parit terlihat lebih tinggi dari badan jalan. Menurut Zein, kondisi ini sudah lama terjadi, belum ada perhatian dari pemerintah setempat memperbaikinya.

“Sudah lama paritnya tidak dikorek. Sampah menumpuk,” ungkapnya.

Lokasi lain yang terdampak banjir juga terjadi di halaman Stasiun Kereta Api Tanjungbalai, Jalan Suprapto.

Penumpang yang baru tiba di stasiun tampak kewalahan untuk keluar. Angkutan berupa becak motor tampak enggan memasuki lokasi karena kedalaman air mencapai 50 cm. (wol/her/data3)

Editor: SASTROY BANGUN