Diduga Menghalangi IUPOP, Arih Ersada Ginting Mohon Perlindungan Hukum ke DPMPTSP

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Diduga menghalang-halangi proses terbitnya Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUPOP), Arih Ersada Ginting memohon perlindungan hukum ke Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumatera Utara.

Arih Ersada Ginting menjelaskan tudingan sekelompok orang yang mengatas namakan masyarakat setempat, menyatakan tidak benar permohonan izin yang saya urus terkait dengan tanah milik pihak manapun.

“Permohonan izin tersebut semata-mata dimohonkan atas tanah yang merupakan tanah milik keluarga saya,” katanya.

Arih menegaskan, dengan permohonan yang salah satunya dilakukan dengan pemeriksaan dan peninjauan lapangan, tidak satupun dari pihak tersebut yang muncul mengajukan keberatannya.

“Perencanaan usaha tersebut, telah dirancang dengan matang yang salah satu tujuannya adalah memberikan peluang kerja kepada masyarakat sekitar yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” ucapnya.

“Bahwa untuk itu, guna menanggapi surat dari Adi Zakaria Gurusinga, tentunya harus dilihat dulu kapasitas dan kualifikasi mereka sebagai pihak yang berkeberatan atas permohonan izin tersebut,” tambahnya.

Arih Ersada Ginting juga menegaskan,
bahwa selain itu ternyata keberatan tersebut sama sekali tidak didukung oleh fakta yang kuat, dan tindakan tersebut cenderung merupakan tindakan yang secara sistematis menghalang-halangi proses terbitnya izin IUPOP.

“Untuk itu, dengan segala hormat, mohon kepada bapak untuk tidak menanggapi surat tersebut, dan kami yakin pemerintah saat ini berusaha keras untuk menjaga iklim investasi yang baik dan positif tanpa gangguan semacam ini,” harapnya.(wol/ryan/data3)

Editor: SASTROY BANGUN