BNN Tangkap Oknum Polisi dan 3 Tersangka Pemilik Sabu 10 Kg dan 60 Ribu Ekstasi

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia menggagalkan peredaran sabu seberat 10 kg dan pil ektasi sebanyak 60 ribu butir di Kota Pekanbaru dan Dumai, Provinsi Riau.

Tak hanya itu, petugas juga mengamankan empat orang tersangka yang salah satunya oknum polisi.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari, mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan dari Tim BNN Pusat, didapati informasi adanya penyelundupan gelap narkotika dari Malaysia menuju Indonesia melalui jalur laut ke wilayah Dumai, Provinsi Riau.

WOL Photo

“Dari informasi tersebut, kami melakukan penyelidikan. Di mana Tim BNN melakukan penangkapan terhadap tersangka inisial (RZ), (RRH), (HS) dengan menggunakan mobil Toyota Avanza warna abu-abu metalik,” katanya, Rabu (19/2).

Lebih lanjut, Arman menuturkan ketika dilakukan penggeledahan di dalam mobil, ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 10 bungkus dengan berat 10 kg dan pil ektasi sebanyak 6 bungkus atau kurang lebih 60.000 butir.

Penangkapan berlangsung di depan Alfamart Jalan Gatot Subroto, Bukit Timah, Dumai Baru, Kota Dumai, Riau, dini hari tadi.

“Selain itu, kami juga berhasil amankan tersangka inisial (RRP) dengan mobil warna merah yang dikendarainya,” tuturnya lewat telepon seluler kepada redaksi Waspada Online di Medan.

Arman menambahkan, menurutnya rencana narkorika tersebut akan diedarkan di Pekanbaru dan Dumai. Saat ini seluruh tersangka dan barang bukti dibawa ke BNNP Riau di Pekanbaru.

“Provinsi Riau adalah salah satu daerah yang paling rawan penyelundupan narkoba dari Malaysia ke Indonesia dengan menggunakan kapal-kapal kecil.

Serahterima narkoba ini berlangsung di tengah laut dan masuk melalui pulau-pulau kecil sepanjang garis pantai Timur Sumatera,” pungkasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN