BNN Amankan 33,9 Kg Sabu dari Aceh dan Sumut

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Tim gabungan BNN dan Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu asal Malaysia di dua lokasi berbeda tepatnya di Aceh dan Sumatera Utara.

“Penangkapan dilakukan pada Kamis (14/2) lalu dalam dua operasi yang dilakukan secara bersama,” ujar Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari, Senin (17/2).

Dijelaskan, penangkapan diawali di Provinsi Aceh persisnya di Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur. Dari penangkapan di Aceh, petugas BNN dan Bea Cukai Aceh berhasil menangkap 5 tersangka.

“Ke lima tersangka mengaku menyelundupkan sabu dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut. Barang bukti yang berhasil disita sabu seberat 18,9 kg, jelasnya.

Di waktu bersamaan, Arman mengakau BNN dan Bea Cukai Sumatera Utara juga berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 15 kg dan berhasil menangkap 4 tersangka.

“Di dua TKP hari yang sama BNN dan Bea Cukai Sumut berhasil menangkap 4 tersangka dan menyita 15 kg sabu,” lanjutnya.

Arman menuturkan, penangkapan jaringan narkoba di Sumut ini berawal ditangkapnya tersangka Aris saat mengangkut 15 kg sabu dengan mengendarai sepeda motor.

“Sabu 15 kg yang diakuinya dikirim dari Malaysia ke Teluk Nibung, Tanjungbalai merupakan milik Aflah warga Kisaran,” tuturnya.

Dari keterangan tersangka Aris, petugas selanjutnya memburu Aflah. Saat tim berusaha menangkap, tersangka kabur dengan mobil dikendarai bersama istrinya.

” Tersangka berusaha melarikan diri dengan menabrak petugas dengan mobil yang dikendarainya,” ucapnya.

Lalu, petugas mengejar mobil tersangka dan kemudian memberikan tembakan peringatan sehingga mobil tersangka terhenti setelah terlibat benturan keras.

“Aflah luka di bagian kepala akibat benturan sedangkan istrinya yang berada dalam mobil luka akibat tembakan di bagian punggung,” lanjutnya.

Pasangan suami istri asal Kota Kisaran ini kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mendapatkan pertolongan.

” Tersangka Aflah meninggal di RS pada Minggu (16/2),” pungkasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN